Kamis 09 Jul 2015 13:54 WIB

Sekilas Webb dan Warner Terkait Skandal Korupsi FIFA

Rep: C31/ Red: Citra Listya Rini
FIFA
Foto: EPA/STEFFEN SCHMIDT
FIFA

REPUBLIKA.CO.ID, MIAMI  --  Presiden CONCACAF yang ditangguhkan Jeffrey Webb adalah sutradara dari sebuah perusahaan Kepulauan Cayman yang dikendalikan oleh mantan kepala badan sepak bola kawasan Amerika.

Dalam pidato pertamanya setelah terpilih sebagai presiden CONCACAF di Budapest tahun 2012, Webb mengundang tepuk tangan ketika berkata kami tidak akan mengulangi lagi kejadian seperti ini.

Orang kedua, mantan kepala badan sepak bola kawasan Amerika Jack Warner menggunakan perusahaan bernama J & D International (JDI) untuk mengamankan penawaran hak siar televisi Piala Dunia dari FIFA.

Werner menyatakan secara pribadi menerima hak televise Karibia selama Piala Dunia dengan harga yang sangat murah. Imbalannya adalah pemilihan presiden FIFA Sepp Blatter dan menjual hak untuk Karibia Football Union (CFU) yang juga merupakan bagian dari CONCACAF.

Menurut lansiran Reuters, Kamis (9/7), Warner ini sudah menjadi anggota komite eksekutif FIFA dari tahun 1983, mengatakan pada tahun 1998 menerima hak Piala Dunia untuk Trinidad dan Tobago dari FIFA melalui perusahaan Meksiko OTI sebesar satu dolar AS.  Ia juga menerima secara pribadi hak untuk Piala Dunia tahun 2002, 2006, 2010, dan 2014.

Meski demikian, Werner membantah melakukan kesalahan dan belum didakwa sehubungan dengan transaksi itu. Dilaporkan juga terdapat kontrak tahun 2001 antara JDI dan CFU menyatakan hak yang diterima dari perusahaan media jerman Kirchmedia WM Gmbh.

JDI menjual mereka ke CFU senilai 4,25 juta dolar AS sebagai bagian dari kesepakatan selama tujuh tahun. Kirchmedia tersebut menyatakan dirinya bangkrut pada tahun 2002. Warner tetap berada di Trinidad, namun otoritas AS mengungkapkan dua anaknya, Daryan dan Darrll mencapai kesepakatan pembelaan dengan pemerintah AS.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement