REPUBLIKA.CO.ID, MILANO -- CEO AC Milan Adriano Galliani memberikan pertanda bahwa timnya tak lagi mengejar bomber jangkung asal Swedia Zlatan Ibrahimovic. Pria berkepala plontos ini mengaku pada bursa transfer musim panas ini pihaknya melakukan pendekatan yang intensif terhadap Ibra.
Akan tetapi, hingga saat ini Galliani menyebut Ibra masih berstatus sebagai pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan Milan sudah tak ingin melanjutkan perburuan tanda tangan pemain yang juga ahli dalam olahraga taekwondo tersebut.
"Dia pemain PSG untuk saat ini. Saya tidak tahu apa-apa lagi," kata Galliani, dikutip dari Football Italia, Selasa (4/8).
Pernyataan yang disebutkan oleh mantan Presiden FIGC ini tentu memupus para milanisti yang juga ingin agar Il Diavollo Rosso diperkuat Ibra lagi. Begitu juga dengan pelatih dan sejumlah pemain lain yang juga menantikan kehadiran Ibra agar dapat menambah kekuatan lini depan Milan untuk proyek mengembalikan kejayaan Milan di pentas Serie A dan dan juga Liga Champion.
Pelatih Milan Sinisa Mihajlovic baru-baru ini juga mengakui kehadiran pemain pemeluk Islam tersebut akan membuat kans Rossoneri untuk merengkuh gelar scudetto semakin terbuka lebar.
Akan tetapi, meskipun Ibra tidak jadi datang, banyak pihak menilai bahwa perubahan kekuatan Milan khususnya untuk lini akan cukup kuat musimdepan. Pasalnya mereka sudah kedatangan dua nama besar yang tak kalah hebat yaitu Carlos Bacca dan Luiz Adriano.
Tak hanya itu mereka juga masih punya Alessandro Matri yang musim lalu juga melalui musim yang cukup baik dengan Juventus.
Sementara nama-nama lama juga siap bersaing di lini depan Milan yaitu Jeremy Menez yang musim lalu menjadi top skor di Milan. Jangan lupakan Mbaye Niang yang juga kembali dari masa pinjaman dari Genoa.