REPUBLIKA.CO.ID, ZURICH — Kabar perseteruan pelatih Chelsea Jose Mourinho dengan kepala tim medis the Blues Eva Carneiro sudah sampai ke petinggi FIFA. Chief Medical Officer FIFA Profesor Jiri Dvorak ikut memberikan tanggapan yang berpihak pada Carneiro.
Menurut Dvorak, Morinho tak berhak melarang Carneiro dan fisiotrapis tim Jon Fearn masuk ke lapangan saat wasit memanggil mereka. Menurut dia, praktisi medis yang sudah ditugaskan menangani kesehatan tim memang punya legalitas untuk merawat pemain.
Perawatan itu, kata dia, tak bisa dilakukan di dalam lapangan karena akan menganggu jalannya laga. Kecuali, bila pejaga gawang yang memerlukan perawatan.
“Manajer tak memiliki otoritas melarang petugas medis. Wilayah itu sudah menjadi tugas dokter tim,” ujar Dvorak dikutip dari Telegraph, Jumat (14/8).
Dvorak menambahkan, FIFA sepenuhnya mendukung Carneiro. Tindakan Mou yang malah membekukan status Carneiro dikatakannya akan sangat menjadi sorotan FIFA.
“Dalam dunia medis, pelatih tak bisa melakukan sekehendaknya,” kata sang dokter.
Sebelumnya, Mourinho menganggap aksi Carneiro yang masuk tanpa seizin darinya ke dalam lapangan saat laga Chelsea kontra Swansea pekan lalu ialah perbuatan lancang. Menurut dia, bila pun sudah terlanjur berada di lapangan, seharusnya Carneiro tidak membawa Hazard ke luar panggung laga.
Pasalnya, saat itu Chelsea sedang mengejar gol demi meraih kemenangan. Mou menilai, atas tindakan Carneiro tim asuhannya jadi kekurangan pemain yang berdampak tidak maksimalnya gempuran Chelsea pada pengujung laga.