Ahad 16 Aug 2015 13:18 WIB

Tugas Berat Mourinho

Rep: Frederik Bata/ Red: Fernan Rahadi
Eva Carneiro (kiri) bersama Jose Mourinho
Foto: Reuters
Eva Carneiro (kiri) bersama Jose Mourinho

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Selalu mencari pembenaran, itulah Jose Mourinho. Pelatih yang kini menahkodai Chelsea tidak lantas mengevaluasi kegagalan timnya meraih tiga poin perdana secara teknis. Mou lebih memilih menyalahkan dokter tim Eva Carneiro.

Ahli medis tersebut dianggapnya telah salah mengambil keputusan terhadap Eden Hazard. Hazard terkapar dan sang dokter masuk lapangan hingga merekomendasikan agar winger asal Belgia itu ditarik. Dalam kondisi sedang bermain imbang 2-2 dengan Swansea City, selepas laga, Mourinho pun berang.

Saat itu Chelsea harus bermain dengan sembilan pemain mendekati penghujung duel menyusul kartu merah yang diterima Thibault Courtois sebelum Eden meninggalkan lapangan,Hingga akhirnya pekan-pekan ini, media di Inggris lebih senang membahas tentang pertikaian internal London biru.

Situasi tersebut mengundang perhatian eks penggawa tim nasional the Three Lyons Gary Lineker. Ia menilai pelatih yang dijuluki the Special one itu kelewat batas, karena membatasi wewenang Eva.

"Saya bisa saja melamar untuk menjadi dokter tim di Chelsea, karena mungkin saja kandidat harus tahu sepak bola. Saya tidak yakin  calonnya harus memahami pengetahuan medis," demikian sindiran pria yang kerap menjadi analis tersebut lewat media Twitter, tengah pekan lalu.

Bukan saja Gary, para netizen yang mengakui sebagai penggemar Chelsea pun bereaksi. Mereka mendesak agar Mourinho meminta maaf kepada Carneiro. Namun, di tengah runyamnya pemberitaan jose versus Eva, pekerjaan besar sedang menunggu armada London Biru. Pada Ahad, (16/8) malam WIB, juara bertahan Liga Primer ini bakal bertemu Manchester City di Etihad stadium.

Hasil mengecewakan kontra Swansea pekan lalu menjadi pertanda masih ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh kubu lawan. Apalagi klub tersebut dipastikan tidak diperkuat Courtois. Sehingga beban di area gawang diserahkan pada Asmir Begovic.

Kendati demikian, Chelsea boleh berbangga. Setidaknya dari lima laga terakhir, Hazard dan rekan-rekan tidak pernah kalah menghadapi lawan yang sama.

Beralih ke kubu City. Kemenangan tandang dengan skor 3-0 melawan West Bromwich Albion pada pekan perdana menjadi modal berharga untuk mengarungi kompetisi. Kapten Vincet Kompany bahkan sesumbar timnya telah membungkam semua kritikus. Senada dengan pikiran Vicent, bursa taruhan di Inggris kini menempatkan Manchester Biru sebagai ungguan teratas kandidat juara. Sebelumnya nama Chelsea sempat duduk manis di zona tersebut.

Kini, bersama-sama rekan-rekannya, bek berusia 29 tahun itu telah siap melanjutkan tren positif. Menghadapi the Blues nanti, ia berharap timnya meraih tiga poin."Saya pikir laga itu akan berlangsung ketat, dan saya berharap kami bisa keluar sebagai pemenang," ujar Kompany dikutip dari laman resmi klub, tengah pekan lalu.

Optimisme yang ditunjukkan oleh kubu City menjadi pesan bagi sang juara bertahan untuk melakukan pembenahan. Setidaknya hal ini menjadi tugas berat Mourinho. Tentu sudah selayaknya ia mempersiapkan tim terbaik untuk laga tandang ke Etihad ketimbang mengeluarkan komentar yang memicu konflik internal.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement