REPUBLIKA.CO.ID, BOLOGNA -- Sebagai salah satu klub legendaris, Bologna tentuk tak ingin kembalinya mereka ke kasta tertinggi Liga Italia hanya sebagai pelengkap saja. Si merah biru pastinya akan berusaha keras membuktikan bahwa tujuh trofi Serie A yang telah mereka peroleh memang benar-benar layak mereka dapatkan. Bologna yang berhasil kembali ke Serie A musim ini setelah menyingkirkan Pescara di babak play-off, harus siap menghadapi laga perdana saat bertandang ke markas Lazio, Ahad (23/8) dini hari WIB.
Pelatih berpengalaman Delio Rossi, berharap bisa menurunkan skuat terbaiknya guna menghindari terkaman elang ibu kota. Meski begitu, bukan hal mudah kiranya bisa mengalahkan Lazio yang musim lalu bermain sangat baik dan menempati peringkat ketiga klasemen akhir Serie A Italia. Terlebih, duel sengit tersebut akan digelar di markas Lazio, Olimpico Stadium, yang terkenal kengkerannya. Terbukti, saat Lazio menghempaskan tamunya dari Jerman, Bayer Leverkusen dengan skor 1-0 pada leg pertama play-off Liga Champions, Rabu (19/8).
"Kita memulai musim ini dengan perjalanan sulit menghadapi Lazio yang semua orang tak meragukan lagi kualitasnya. Namun, kami akan lakukan nanti dan kita harus fokus untuk mendapatkan poin, " kata Delio Rossi kepada La Gazzetta dello Sport. Tapi, tim tamu bisa saja membuat kejutan jika koordinasi pemain bertahan berjalan mulus guna menghadang gempuran penyerang-penyerang Lazio. Furmula ini diyakini ampuh untuk memetik setidaknya satu poin.
Sementara itu, kubu tuan rumah diyakini akan menunjukkan permainan terbaiknya guna mengawali musim dengan hasil positif. Meskipun beberapa pertandingan pramusim harus berakhir dengan kekalahan bagi Lazio, optimisme saat menjamu Bologna tetap tinggi. Terlebih, jika menilik rekor pertemuan kedua kesebelasan pada lima pertandingan terakhir, Lazio masih diunggulkan dengan dua kemenangan, dua hasil imbang dan satu kekalahan.
Setelah dihempaskan Juventus pada gelaran Piala Super Italia, tim asuhan Stefano Pioli langsung bangkit dengan mengalahkan Bayer Leverkusen pada leg pertama play-off Liga Champions. Kemenangan itu pun dipercaya langsung meningkatkan mental para pemain Biancocelesti yang bisa mendatangkan mimpi buruk bagi Bologna.
Presiden Lazio, Claudio Lotito mengatakan setelah mengalahkan Bayer Leverkusen, timnya tengah berada dalam kondisi terbaik yang bisa terbang setinggi elang. “Ini adalah kemenangan indah setelah berjuang keras di leg pertama babak penyisihan Liga Champions melawan Bayer Leverkusen. Kemenangan ini mendorong kita untuk memulai musim dengan mengesankan dan membuat kita lebih percaya diri,” kata Claudio Lotito.