REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Manchester City boleh dikatakan sebagai tim kandidat juara yang terlihat stabil selama dua pekan Liga Primer Inggris dimulai. Hal itu dikarenakan dua laga yaitu melawan West Bromwich Albion dan Chelsea, tim asuhan Manuel Pallegrini ini sukses meraih kemenangan meyakinkan yaitu masing-masing 0-3 di markas West Brom dan 3-0 saat meladeni The Blues di Etihad pekan lalu.
Hasi positif tersebut membuat The Citizens sementara duduk nyaman di pucuk pimpinan klasemen sementara Liga Primer karena selain tampil paling subur, mereka juga menjadi satu-satunya tim yang masih clean sheet sejauh ini.
Hal inilah yang akan menjadi tantangan tersendiri bagi calon lawan mereka Everton pada Ahad (23/8) di Goodison Park nanti. Hal itu dikarenakan Pallegrini yakin betul lini pertahanan timnya tampil sangat baik sejauh ini.
Lini belakang Manchester Biru saat ini diisi oleh pemain-pemain matang yang sudah saling paham satu sama lain untuk mengamankan gawang yang dikawal Joe Hart. Selain sang kapten Vincent Kompany, Bacary Sagna dan Alexander Kolarov, hanya ada satu nama yang terlihat masih baru yaitu Eliaqium Mangala.
Mangala adalah pemain yang dibeli City dari FC Porto pada awal musim lalu. Akan tetapi pemain nasional Perancis yang mendapat kepercayaan penuh musim ini menjawab tantangan dari sang pelatih dengan tampil apik bersama rekan-rekannya di lini belakang.
Usai laga melawan Chelsea pekan lalu, ia sumringah bahwa Joe Hart tak banyak mendapatkan ancaman dari pemain-pemain depan tim juara bertahan Liga Primer. “Saya hanya ingat satu penyelamatan yang dilakukan Joe Hart,” tegas pelatih asal Cile ini memuji lini belakangnya.
Sadar calon lawan yang akan mereka hadapi dalam kondisi yang sangat baik, pelatih Everton Roberto Martinez tidak gentar sedikitpun untuk meladeni permainan City di pertandingan nanti. Hal itu dikarenakan Everton sendiri di awal musim ini tampil lumayan bagus dan sudah mengoleksi empat poin. Dua laga awal ini Everton ditahan imbang oleh 2-2 oleh Watford dan meraih kemenangan besar 0-3 saat bertandang ke Stadion St Mary’s markas Southampton.
Sejauh ini pelatih 42 tahun tersebut yakin bahwa timnya sudah sangat sempurna di semua lini, baik itu pertahanan, tengah ataupun lini serang. Usai melawan Southampton lalu, Martinez mengaku sangat puas dengan penampilan Barkley yang mampu membuat keseimbangan permainan the Toffes. Ditambah dengan amunisi baru di lini tengah yang didatangkan dari Manchester United yaitu Tom Cleverley membuat pelatih asal Spanyol itu cukup tenang untuk memastikan suplai bola ke pemain depan.
“Kami bisa mendapat keseimbangan di semua lini. Kami istimewa sebagai sebuah tim besar di Liga Primer. Clean sheet (saat melawan Soton) adalah contoh sempurna dari permainan kami,“ kata Martinez dikutip dari Four Four Two.
Untuk lini depan Everton saat ini masih akan mengandalkan pemain jangkung asal Belgia Romelu Lukaku yang akan berduet dengan Arouna Kone. Duet lini pemain ini sejauh ini sudah berhasil menyumbangkan tiga gol untuk total lima gol yang dibuat oleh Everton musim ini.