REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Mantan gelandang Milan Zvonimir Boban, yang kini menjadi pengamat sepak bola di Sky Sport yang kerap menyuarakan opini jujurnya terhadap masalah-masalah sepak bola, menyebut keputusan klub untuk meminjam sang pemain "sangat absurd."
"Mari berhenti membicarakannya, ia tidak pernah mencapai apapun," kata Boban.
Pekan lalu, mantan pemain internasional Kroasia itu berkata, "Saya mendoakan yang terbaik untuknya, namun ia tidak pernah benar-benar bersikap sebagai seorang pemain. Jika ia kembali (ke Milan), itu sangat absurd." Milan, bersama rival sekota Inter, gagal lolos ke Eropa pada musim ini, dan kedua klub menghadapi musim 'sukses atau berhasil' setelah bertahun-tahun mengalami kemerosotan.
Sinisa Mihajlovic mengambil alih tongkat kepelatihan di Milan menyusul pemecatan Filippo Inzaghi, dan ia diharapkan dapat mengembalikan ketajaman Milan pada musim ini. Balotelli memiliki kesempatan untuk memperlihatkan bahwa ia jauh dari sekedar terdampar, dan presiden federasi sepak bola Italia, Carlo Tavecchio, memberikan dukungannya terhadap sang pemain.
"Ia terlihat melupakan apa maknanya menderita, untuk berkorban. Ia memberi impresi seseorang yang mendapatkan semuanya terlalu cepat karena bakatnya," kata Tavecchio.
"Ia telah kehilangan jalan dan sekarang perlu untuk menemukannya kembali, saat ia kembali ke Milan dengan bantuan klub."
"Jika Tim Merah-Hitam dapat membangun ulang Balotelli, seluruh sepak bola Italia akan mendapat keuntungan."
Milan memulai kampanye Liga Italianya dengan kekalahan 0-2 di markas Fiorentina pada Ahad, ketika Rodrigo Ely diusir keluar lapangan pada babak pertama dan bek tengah lainnya Alessio Romagnoli membuat timnya harus dihukum penalti pada babak kedua. Selanjutnya Milan akan menghadapi Empoli pada Sabtu.