REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Kali ini klub Liverpool harus rela disapu habis oleh West Ham United 0-3 di markas sendiri, Anfield dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris pada Sabtu (29/8). Pekan sebelumnya Liverpool harus puas bermain imbang 0-0 dengan Arsenal pada Selasa (25/8), namun menang 1-0 atas AFC Bornemouth pada Selasa (18/8).
Pelatih The Reds, Brendan Rodgers mengakui peforma klub asuhannya mengecewakan. Pasalnya mereka gagal untuk pulih dari serangan gol lawan.
Tak hanya itu, peristiwa kartu merah Philippe Coutinho di awal babak kedua dianggap membuat tugas Liverpool untuk menang menjadi lebih keras. Rodgers juga menilai ganjaran kartu merah ini sangat kasar bagi Coutinho.
“Kami mengecewakan,” kata Rodgers pada konferensi pers pasca pertandingan, dilansir dari situs resmi klub, Ahad (30/8). Pelatih asal Irlandia Utara ini kembali menegaskan kinerja secara keseluruhan ini benar-benar mengecewakan sangat sulit untuk mendapatkan kemenangan di kandang sendiri.
“Bagi kami, kosentrasi kami adalah menang di kandang sendiri karena kesenangan bermain disini (Anfield) dan dukungan yang brilian untuk kami,” katanya.
Meski begitu, Rodgers dengan legowo mengatakan akan belajar dari pengalaman kekalahan kali ini. Dalam kemenangan dan kekalahan, Rodgers mengatakan, The Reds akan selalu menganalisis setiap pertandingan. Pelatih berusia 42 tahun ini mengaku sudah duduk bersama dengan para pemain guna menganalisis peningkatan dan unsur-unsur yang baik.
Ia juga merasa beruntung bekerja dengan kelompok yang sangat jujur bekerja keras di lapangan pelatihan. Pada tingkat ini, Rodgers mengungkapkan, The Reds harus mampu untuk bengkit kembali di pertandingan berikutnya saat bertandingan ke Old Trafford melawan Manchester United pada Sabtu (12/9).