REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil mengejutkan terjadi pada laga pembuka babak penyisihan Grup B Piala Presiden. Tim tuan rumah Arema Cronus ditahan imbang oleh Persela Lamongan dengan skor 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (1/9) malam WIB.
Gol Persela dicetak oleh Mamadou Lamarana Diallo saat laga baru berjalan lima menit. Singo Edan baru bisa membalasnya lewat Lancine Kone pada injury time.
Sebenarnya Singo Edan mendominasi jalannya pertandingan sepanjang laga. Bahkan tembakan percobaan ke arah gawang pun Arema jauh lebih banyak di banding Persela.
Namun penampilan kiper Persela Chaerul Huda membuat semua serangan Singo Edan kandas ditangannya. Sementara tim tamu yang mengandalkan serangan balik cepat mampu memberikan ancaman serius bagi pertahanan Arema yang dikawal Fabiano Beltrame.
Tertinggal satu gol membuat Arema Cronus langsung melancarkan serangan ke area pertahanan Persela Lamongan. Tercatat lebih lima peluang yang dimiliki tim tuan rumah hingga menit ke-50.
Namun penampilan cemerlangnya penampilan penjaga gawang Persela, Chaerul Huda. Diantaranya peluang dari pemain belakang Arema, Fabiano Beltrame. Menyambut tendangan penjuru mantan pemain Persija Jakarta itu memenangkan duel udara, sayangnya bola sundulannya masih melebar ke sisi gawang.
Menit ke-54 giliran pemain bintang Singo Edan, Cristian Gonzales yang memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun sundulan El Loco masih bisa ditepi oleh Chaerul Huda, Arema pun masih gagal menyamakan kedudukan. Sembilan menit kemudian Dendi Santoso berusaha menjebol tembok kokoh Chaerul Huda, sayang sepakan masih lemah, dan bisa diamankan oleh Huda.
Gol bagi Arema akhirnya datang saat laga hampir berakhir. Pemain yang asing Arema, Kone berhasil menjebol gawang Chaerul Huda melalui sundulannya. Setelah sebelumnya memenangkan duel udara dengan dua pemain bertahan Persela. Bola hasil sundulan Kone tak bisa dijangkau oleh Chaerul Huda.