REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United (MU) tak terima dengan klaim Real Madrid yang menyatakan batalnya transfer David De Gea karena ulah klub asal Inggris. Manajemen Setan Merah membalas pernyataan sepihak Madrid yang menuding mereka tak berkomitmen dalam saga transfer De Gea.
MU membeberkan dalam situs resmi klub, sebenarnya hingga hari penutupan bursa transfer musim panas 2015 Senin (31/8) tidak pernah ada tawaran resmi dari El Real untuk kiper 24 tahun itu.
Tawaran resmi baru dilayangkan Madrid pada Selasa (1/9). Itupun, tidak melalui hubungan kontak juru lobi United yang seharusnya.
Meski demikian, tawaran Madrid akhirnya tetap diterima MU. Dengan syarat, penjaga gawang Madrid Keylor Navas dimasukkan dalam kesepakatan transfer. MU mengultimatum agar Navas diikusertakan dalam mahar yang dibayarkan Madrid untuk mendapatkan De Gea.
Madrid pun diminta untuk mengirim sejumlah dokumen terkait transfer ini. Yakni, berkas permohonan pembelian De Gea, pemberian Navas dan dokumen pengajuan transfer untuk diberikan ke otoritas sepak bola Spanyol dan FIFA.
Sampai di titik ini, MU juga ikut mengerjakan dokumen penjualan De Gea dan permohonan untuk mendapatkan Navas. Setelah merampungkan bagiannya, MU mengirimkan dua dokumen ini dalam bentuk digital ke Real Madrid pada pukul 20.42 BST (waktu Inggris).
Tak lama, Madrid mengembalikan berkas De Gea yang MU kirimkan. Tapi hingga beberapa menit jelang deadline, dokumen Navas tak jua dikembalikan Madrid ke MU. Di sisi lain, Madrid meminta adanya revisi pada berkas permohonan pembelian De Gea.
MU pun melakukan revisi tersebut dan langsung mengirimkannya ke Madrid. Kemudian pada pukul 22.55 BST dokumen De Gea kembali lagi ke MU untuk dibubuhi tanda tangan persetujuan. Tapi lagi-lagi, MU tak melihat adanya berkas Navas di dalamnya.
Proses ini terus berulang hingga akhirnya deadline transfer terlewati dan Madrid pun gagal merampungkan proses pembelian De Gea akibat lalai dua kali tidak menyerahkan berkas Navas.