REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Perangai Mario Balotelli telah banyak semenjak bergabung dengan AC Milan pada Agustus lalu. CEO Milan Adriano Galliani mengaku terkesima dengan sikap Balotelli belakangan ini.
"Dia memiliki sikap yang luar biasa, dia berubah secara radikal," kata Galliani dilansir dari laman Mirror, Rabu (2/9). "Pelatih, Sinisa Mihajlovic menginginkan setiap pemain makan pagi pada pukul 8.30, dan dia selalu ada sebelum jam 08.00."
Striker berusia 25 tahun ini kembali bergabung dengan Rossoneri sebagai pemain pinjaman. Padahal tahun lalu ia meninggalkan Milan untuk bergabung dengan Liverpool.
Namun selama merumput dengan the Reds kemampuannya menurun. Ia hanya mencetak satu gol di Liga Primer Inggris. Para penggemar the Reds pun banyak yang tidak menyukai Balotelli karena performanya serta sikapnya di luar lapangan yang mengecewakan.
Kembali ke Milan, Balotelli pun diberikan beberapa peraturan yang harus dipatuhi. Ia harus menghilangkan beberapa kebiasan buruknya seperti melarangnya memiliki potongan rambut yang aneh, berpakaian sesuai dengan identitas Milan, dilarang pergi ke klub dan merokok.
Galliani mengatakan kode etik yang diberikan pada Balotelli berdampak positif bagi pemain asal Italia ini. Balotelli telah berubah selama sesi awal pelatihan tim. Ia juga percaya Balotelli tidak akan menyia-nyiakan kesempatan terakhirnya.
"Ia sadar bahwa ini kesempatan terakhirnya dan saya yakin dia tidak akan menyia-nyiakannya. Teknik yang dia miliki sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, jika ia tetap mempertahankan seperti pada awal pekan pertama semua akan baik-baik saja," paparnya.