REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Kegaduhan di kubu Chelsea yang melibatkan dokter tim medis mereka Eva Carneiro dan sang pelatih Jose Mourinho memasuki babak baru. Dokter berambut ikal itu sedang menyiapkan berkas tuntutan kepada Mourinho yang membekukan statusnya di jajaran tim medis the Blues.
FA pun sampai ikut mengomentari masalah nonteknis sepak bola itu. Chief Executive FA Martin Glenn mengatakan secara aturan awal mula permasalahan ini bukan berasal dari Eva.
Menurut Glenn, wanita yang kini berusia 41 tahun itu sudah benar melakukan tugasnya ketika sebulan silam masuk ke lapangan untuk mengobati Eden Hazard. “Dia penanggung jawab dalam hal kesehatan pemain, dia punya kekuasaan di sana, bukan pelatih,” ujar Gleen dikutip dari Daily Star Kamis (10/9).
Glenn mengaku sedikit tak percaya karena masalah nonteknis sepak bola seperti ini bisa mendera Chelsea. Terlebih pada saat masalah ini muncul, performa tim asal London itu pun sedang tidak karuan karena hanya meraih satu kemenangan dari empat laga awal Liga Primer Inggris.
Demi martabat Liga Primer Inggris, Glenn pun meminta agar klub milik Roman Abramovich itu bisa segera menyudahi polemik tersebut. “Ini telah bergerak menjadi perhatian dunia, kami harap Chelsea bisa segera menyudahinya,” ujar Glenn.
Sebelumnya, Mourinho menganggap aksi Carneiro yang masuk tanpa seizin darinya ke dalam lapangan saat laga Chelsea awal bulan lalu ialah perbuatan lancang. Menurut dia, bila pun sudah terlanjur berada di lapangan, seharusnya Carneiro tidak membawa Hazard ke luar panggung laga.
Pasalnya, saat itu Chelsea sedang mengejar gol demi meraih kemenangan. Mou menilai, atas tindakan Carneiro tim asuhannya jadi kekurangan pemain yang berdampak tidak maksimalnya gempuran Chelsea.