Sabtu 12 Sep 2015 23:00 WIB

Menanti Gebrakan Crystal Palace

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Fernan Rahadi
Radamel Falcao (memegang kepala) tak percaya menyaksikan timnya Chelsea kalah 1-2 dari Crystal Palace.
Foto: Reuters/Tony O'Brien
Radamel Falcao (memegang kepala) tak percaya menyaksikan timnya Chelsea kalah 1-2 dari Crystal Palace.

REPUBLIKA.CO.ID, Patut dinantikan sepak terjang Crystal Palace dalam melanjutkan gebrakan yang mereka buat hingga pekan keempat Liga Primer Inggris musim 2015/2016. Mengoleksi Sembilan poin dari empat lawan yang satu diantaranya diraih di kandang juara bertahan, Chelsea, membuat Palace tak bisa dianggap remeh.

 

Pengakuan eksistensi Palace yang dianggap sebagai tim kuat memang terlalu dini mengingat Liga Primerbaru bergulir sebulan. Terlebih, mereka juga sempat kalah di kandang sendiri oleh Arsenal di pekan kedua.

 

Tapi catatan menarik ditorehkan oleh tim yang diarsiteki manajer sarat pengalaman di Liga Primer, Alan Pardew, itu. Kekalahan satu-satunya yang mereka derita musim ini terjadi karena gol bunuh diri pemain sendiri.

 

Justru kemenangan sensasional mereka di Stamford Bridge kala bertandang menghadapi Chelsea mampu membalikkan anggapan bahwa Palace hanya sebuah tim yang beruntung. Palace yang ditekan dari segala sisi oleh pasukan Jose Mourinho malah bisa mencuri dua gol melalui Bakary Sako dan Joel Ward.

Kemenangan itu pun mengantarkan Palace meraih tiga poin pertama mereka di Stamford Bridge sejak tahun 1982. Sekaligus, membuat mereka kini duduk di peringkat dua klasemen sementara.

 

Kini, di depan mata mereka ada raksasa tangguh lainnya yang telah menanti. Klub dari kota Manchester, The Citizens yang melejit kiprahnya karena suntikan dari pengusaha Timur Tengah akan jadi lawan mereka Sabtu (12/9) nanti.

 

Alan Pardew semringah dengan raihan tak terduga skuat asuhannya di awal musim ini. “Kami senang bisa melangkah dengan baik, tapi musim baru dimulai, kami bukan sedang di papan atas, kami hanya pengoleksi sembilan poin dari empat laga,” kata Pardew merendah seperti dikutip dari the Mirror.

 

Melawan City, Pardew enggan sesumbar meski laga dihelat di kandang mereka, Selhurst Park. Penyebabnya, City sejauh ini adalah tim dengan raihan terbaik karena mampu menyapu bersih semua laga. Lebih mengerikannya lagi, kesempurnaan itu semakin dilengkapi dengan catatan tanpa kebobolan. Puncak klasemen sementara pun berhasil mereka duduki.

 

“Ada 10 gol yang mereka buat dalam empat laga, tentu kami harus waspada karena di sisi lain kami sudah kemasukan lima kali,” kata eks pelatih Newcastle United ini.

 

Sementara itu, di kubu Elang Biru sosok yang paling tidak sabar menantikan laga melawan Palace adalah //winger// anyar mereka, Kevin De Bruyne. Pemain Belgia yang baru kembali usai membela panji negaranya dalam ajang kualifikasi Piala Eropa 2016 ini mencari laga debutnya.

 

“Saya sudah tidak sabar membantu klub meraih banyak gelar, saya akan melakukan yang saya bisa di laga perdana seperti yang saya lakukan bersama Wolfsburg,” ujar De Bruyne dikutip dari //Manchester Evening News//, Kamis (10/9).

 

De Bruyne adalah kreator gol ulung saat musim lalu bermain di Bundesliga. Dari kakinya, 20 //asisst// tercipta sehingga membantu Wolfsburg bisa finis di urutan dua klasemen. Pemain 24 tahun itu memiliki catatan setiap 27,2 menit sekali membantu timnya membuat gol melalui umpan.

 

Pelatih City Manuel Pellegrini pun sudah tidak sabar memainkan eks penggawa Chelsea itu. “Dia akan membuat filosofi menyerang kami lebih atraktif. Jangan lewatkan juga kami memiliki Yaya Toure yang sangat tajam bila berjumpa Palace,” kata pelatih asal Cile itu.

Fakta-Fakta Menarik Crystal Palace vs Manchester City

-    Selama dipercaya menangani Palace sejak awal tahun 2015, Pardew mencatatkan rata-rata 2,4 poin tandang di Liga Primer Inggris. Tapi sebaliknya, catatannya tidak terlalu baik ketika menahkodai Palace di Selhurst Park. Hanya 1,3 poin saja yang Pardewa rengkuh dari rata-rata pertandingan.

 

-    Benar kata Pellegrini, City memiliki Yaya Toure yang amat garang ketika bertemu Palace. Tercatat, gelandang serang Pantai Gading ini selalu membuat gol dalam tiga pertemuan kontra Palace.

 

-    Crystal Palace hanya dua kali meraih kemenangan dalam delapan partai terakhir mereka di ajang Liga Primer di kandang sendiri. Lainnya mereka meraih dua seri dan empat kali kalah.

 

-    Manchester City meraih poin penuh pada tujuh laga terakhir secara beruntun melawan Palace di semua kompetisi.

 

-    Palace selalu kebobolan dalam 11 laga Liga Primer yang digelar di Selhurst Park.

 

-    Palace telah meraih 19 poin dari 10 laga Liga Primer di bawah Pardew. Dua poin lebih banyak dari yang mereka raih pada 20 laga terakhir di musim 2014-2015.

 

-    ang paling menarik, pertemuan terakhir kedua tim di tempat yang sama justru dimenangkan Palace. Saat itu, April 2015, dua gol Glenn Murray dan Jason Puncheon hanya bisa dibalas satu oleh City lewat Toure.

Prediksi Susunan Pemain

Crystal Palace (4-2-3-1)

Manajer: Alan Pardew

Kiper: McCarthy

Bek Kanan: Ward

Bek Tengah: Dann, Delaney

Bek Kiri: Souare

Gelandang Bertahan: McArthur, Cabaye

Gelandang Kanan: Puncheon

Gelandang Tengah: Sako

Gelandang Kiri: Zaha

Penyerang: Wickham

Manchester City (4-2-3-1)

Manajer: Manuel Pellegrini

Kiper: Hart

Bek Kanan: Sagna

Bek Tengah: Kompany, Mangala

Bek Kiri: Kolarov

Gelandang Bertahan: Toure, Fernandinho

Gelandang Kanan: Navas

Gelandang Tengah; Silva

Gelandang Kiri: Sterling

Penyerang: Aguero

 

Lima Pertemuan Terakhir

 

27/08/09    Crystal Palace    0-2    Manchester City

28/12/13    Manchester City    1-0    Crystal Palace

27/04/14    Crystal Palace    0-2    Manchester City

20/12/14    Manchester City    3-0    Crystal Palace

06/04/15    Crystal Palace    2-1    Manchester City

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement