REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLA -- Raksasa Spanyol Barcelona mendapatkan kekalahan keduanya di La Liga musim ini kala bertandang ke markas Sevilla di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Barcelona yang tak diperkuat Lionel Messi menyerah 1-2, Sabtu (3/10) malam WIB.
Setelah bermain imbang tanpa gol pada babak pertama, pertahanan Barcelona mulai rontok di paruh kedua. Tepatnya pada menit ke-52, gelandang Michael Krohn Dehli yang mendapatkan umpan dari Kevin Gameiro berhasil melepaskan tendangan terukur tanpa bisa dihalau oleh Claudio Bravo.
Longgarnya barisan pertahanan Barca yang dipimpin Gerard Pique kembali dihukum oleh juara bertahan Liga Europa itu enam menit berselang. Pada menit ke-58, giliran Krohn Dehli yang melepaskan umpan silang untuk ditanduk dengan baik oleh Iborra. Skor 2-0 Sevilla menjauh.
Sadar permainan anak asuhnya mulai menoton, pelatih Barca Luis Enrique pun langsung melakukan pergantian untuk mengejar ketertinggalan. Bek Jeremy Mathieu digantikan Dani Alves yang lebih bertipe menyerang, sementara Munir El Haddadi digantikan oleh Sandro Ramirez.
Pada menit ke-74, Barcelona berhasil memperkecil ketinggalan melalui hadiah dari titik putih. Bintang Brasil Neymar yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik untuk menaklukan Sergio Rico.
Gol balasan Neymar menyulut semangat Barca untuk bisa menyamakan kedudukan. Luis Suarez yang melakukan penetrasi ke kotak penalti Sevilla sempat membahayakan gawang Rico pada menit ke-80. Namun, umpan pemain asal Uruguay gagal dimanfaatkan oleh Sandro karena sepakan pemain muda jebolan La Masia itu membentur tiang gawang.
Empat menit setelah memasuki injury time, Barcelona tetap gagal menyarangkan gol penyama kedudukan sehingga Sevilla berhak atas tiga poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri.
Kemenangan 2-1 ini sementara membuat posisi Sevilla naik ke peringkat 10 dengan delapan poin. Sementara El Barca yang duduk pada peringkat tiga terancam disalip Real Madrid atau Atletico Madrid andai salah satunya memenangkan laga Derby Madrileno pada Ahad (4/10).
Kemenangan ini juga menjadi yang pertama bagi pelatih Unai Emery atas Barcelona. Dari 20 laga sebelumnya, tim asuhan Unai Emery hanya berhasil menahan imbang Barca enam kali dan sisanya berakhir dengan kekalahan.