REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman mengaku telah menyiapkan startegi khusus saat timnya menjamu Mitra Kukar pada putaran kedua babak semifinal Piala Presiden. Kekalahan 0-1 dari Mitra Kukar pada putaran pertama di Stadion Aji Imbut yang dihelat Ahad (4/10) lalu memberatkan langkah Maung Bandung menembus final.
Setidaknya mereka harus menang 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung pada Sabtu (10/10) mendatang. Hanya saja Djadjang Nurdjaman enggan menjelaskan secara detail strategi tersebut, Pelatih yang biasa disapa Djanur itu menegaskan timnya akan bermain dengan cara yang berbeda.
Bahkan Djanur juga meminta anak asuhnya untuk mencari gol cepat, serta menciptakan banyak gol di laga kedua nanti. Djanur memprediksikan para pemain Mitra Kukar akan bertahan total untuk mengamankan keunggulan pada putaran pertama.
"Kami siapkan strategi yang beda di Jalak Harupat nanti. Kami optimistis bisa mengatasi mereka di putaran kedua seperti saat melawan Pusamania," kata Djanur saat dihubungi melalui seluler, Senin (5/10).
Djanur yakin strategi di putaran kedua akan berjalan lancar, sebab enam pemain pilarnya yang absen di putaran kedua sudah dapat dimainkan. Keenam pemain tersebut, adalah Hariono, Vladimir Vujovic, Zulham Zamrum, Achmad Jufriyanto, Illija Spasojevic, dan Muhammad Ridwan.
Sehingga dengan kembalinya beberapa pilar tersebut Djanur optimis Persib akan jauh lebih kuat dibanding saat dikalahkan di Stadion Aji Imbut tersebut. Apalagi meski tanpa kehadiran enam pemain intinya, Persib masih mampu mendominasi jalannya laga di kandang lawan.
Sebenarnya pemain yang diturunkan untuk menggantikan beberapa pilar pentingnya dapat berjalan dengan baik. Namun akibat buruknya kualitas lapangan membuat mereka harus kecolongan gol tunggal di akhir babak kedua.
Djanur menyebut umpan-umpan pendek anak asuhnya kerap terpotong akibat kualitas rumput stadion yang jelek. Maka dari itu Djanur juga enggan menyalahkan para pemainnya terkait kekalahan pada putaran pertama semi final. "Absen enam pemain inti masih bisa diantisipasi tapi rumput yang jelek sangat berpengaruh," keluh Djanur.
Djanur berharap pada putaran kedua nanti, anak asuhnya dapat bermain total tidak ada yang terkendala cedera. Sebab misi Persib untuk mencuri gol cepat dan mencetak banyak gol tidaklah mudah. Tapi Djanur yakin dengan kondisi kekuatan penuh serta dukungan langsung dari ribuan Bobotoh yang memadati stadion, misi tersebut dapat berjalan sesui dengan skenario.
Namun pelatih yang membawa Persib juara Liga Super Indonesia (ISL) itu meminta agar para pemainnya tetap waspada dan disiplin. Sebab disebutnya pasukan Naga Mekes juga memiliki serangan balik yang cepat dan mematikan.