REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Jelang laga melawan Sevilla, kubu Manchester City mulai bereaksi. Pelatih City Manuel Pellegrini meminta anak asuhnya untuk tidak berpikir tentang masa lalu.
Sebab, Manchester Biru yang dalam beberapa tahun terakhir menjelma menjadi kekuatan baru tidak memiliki catatan apik pada event sekelas Liga Champions. Isu itu sering digunakan para rival sekedar menjadi perang urat syaraf.
"Semua hal-hal yang berbau statistik atau sejarah tidak membantu kami untuk meraih kemenangan," kata Pelllegrini, dikutip dari laman UEFA, Rabu, (21/10).
Pada intinya, juru taktik asal Cile menekankan pada aspek persiapan. Jika itu dilakukan dengan baik, ia optimistis, The Citizens mampu merebut tiga poin.
"Target kami menjadi pemenang di setiap pertandingan yang kami mainkan," ujarnya.
Ia menyinggung performa Sevilla yang merajai Liga Europa dalam dua musim terakhir. Dari situ, Pellegrini menilai Los Nervionenses bukan lawan sembarangan.