REPUBLIKA.CO.ID, VIGO -- Real Madrid kokoh di puncak klasemen sementara La Liga Spanyol setelah menaklukkan Celta Vigo 3-1 di Estadio de Balaidos, Sabtu (24/10). Unggul dua gol pada babak pertama melalui Cristiano Ronaldo dan Danilo, Madrid kembali menambah golnya pada injury time lewat be Marcelo. Celta Vigo hanya mampu membalas satu gol melalui Nolito.
Los Blancos mengumpulkan nilai 21 dari sembilan laga, unggul tiga poin dari Celta dan Barcelona di posisi kedua dan ketiga. Kemenangan ini membuat Madrid menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di La Liga.
Madrid berhasil mencetak gol lewat megabintang Cristiano Ronaldo pada menit ketujuh. Bek sayap asal Brasil Danilo menggandakan keunggulan Madrid pada menit ke-28.
Pada menit ke-55 tim tuan rumah hampir memperkecil ketertinggalan melalui penyerang mereka Orellana. Berawal dari serangan balik melalui sektor kiri, Nolito yang lolos dari kawan bek Madrid memberikan umpan matang kepada Orellana yang berdiri bebas tanpa kawalan. Sayangnya sepakan Orellana masih melambung di atas mistar gawang.
Upaya Celta untuk menyamakan kedudukan semakin sulit, usai pemain mereka Gustavo Daniel Cabral mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-57. Cabral menarik Ramos yang sedang melaju menggiring bola. Akibatnya Cabral harus berlapang dada keluar lapangan di tengah-tengah permainan.
Setelah unggul jumlah pemain para penggawa Los Blancos semakin intens melakukan penyerangan. Tidak berapa lama kemudian, Ronaldo hampir mencetak gol ke dua. Pemain bernomor punggung itu tinggal berhadapan dengan kiper Celta Vigo. Sayangnya sepakan kerasnya masih bisa ditepis oleh Sergio.
Meski kalah jumlah pemain, Celto Vigo masih mampu merepotkan lini pertahanan Real Madrid. Bahkan mereka mampu menciptkan pelung emas. Adalah Nolito, penyerang subur milik tuan rumah itu mampu melewati dua bek sebelumnya melepaskan tembakan akuratnya. Tapi hasil sepakannya masih bisa diblok Marcelo di depan gawang.
Akhirnya upaya Nolito untuk membawa Celta memperkecil ketertinggalan terwujud pada menit ke-84. Pemain timnas Spanyol itu berhasil menaklukkan kiper Real Madrid Keylor Navas yang tampil baik. Pemain berusia 29 tahun itul mengarahkan bola ke pojok atas tiang dekat. Navas terbang tetapi gagal menggapai bola.
Setelah mampu memperkecil ketertinggalan, tim tuan rumah seakan-akan lupa mereka bermain hanya dengan 10 pemain. Giliran mereka terus menekan lini pertahanan El Real yang dikawal oleh Sergo Ramos di sisa waktu. Namun solidnya lini pertahanan anak asuh Rafel Benitez membuat mereka gagal untuk menyamakan kedudukan.
Justru Madrid yang memiliki kecepatan dan skil individu yang lebih baik dapat menambah keunggulan menjadi 3-1 melalui bek mereka. Marcelo.