Senin 26 Oct 2015 13:11 WIB

Mental Bertanding Skuat Liverpool Disoroti Klopp

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Citra Listya Rini
Juergen Klopp
Foto: REUTERS/Carl Recine
Juergen Klopp

REPUBLIKA.CO.ID, MERSEYSIDE  -- Belum ada pesta yang bisa skuat Liverpool rayakan setelah pertandingan dibawah asuhan pelatih anyar Juergen Klopp. Sejak ditangani Klopp pekan lalu melawan Tottenham Hotspur, Liverpool selalu meraih hasil imbang.

Terakhir, laga ketiganya bersama pelatih asal Jerman ini, the Reds meraih hasil 1-1 melawan Southampton Ahad (25/10). Sang arsitek pun mulai meradang pada pasukannya.

Di mata Klopp, para pemain Liverpool peninggalan Brendan Rodgers ini sudah kehilangan mental bertanding. Menurut dia, jangankan mental juara, saat ini, pasukan the Kop dia lihat tak memilik spirit kemenangan.

“Kami sudah unggul, lalu lawan membuat gol penyama kedudukan. Padahal laga tinggal empat menit. jelas, kami bukan kebobolan karena kelelahan, ada faktor buruknya mental di sana,” kata Klopp dikutip dari laman resmi klub senin (26/10).

Eks pelatih Borussia Dortmund ini mengatakan, skuat yang ia turunkan tampak tidak yakin bisa meraih kemenangan. Dia melihat, gerakan para pemainnya ketika diserang seolah berpikir semua akan berakhir tanpa poin sempurna bagi Liverpool.

Padahal menurut dia, secara kekuatan stamina, para penggawa Liverpool masih sangat stabil dalam bermian. Sayangnya, mental yang buruk membuat para pemain Liverpool tampak gugup.

“Tidak ada ketenangan dalam menjaga kemenangan. Ini tentu masalah, kami akan memperbaiki ini,” ujar pengganti Brendan Rodgers ini.

Dalam laga melawan Soton sendiri, Liverpool sempat unggul melalui Christian Benteke pada menit ke-77’. Sempat terlihat akan meraih kemenangan, Liverpool justru kebobolan oleh Soton via Mane di menit ke86’.

Masalah mental yang membelenggu Christian Benteke dan kawan-kawan membawa Liverpool belum mampu menanpaki tangga klasemen sementara Liga Primer Inggris. Hingga pekan ke-10, Liverpool masih tertahan di peringkat Sembilan dangn sepuluh poin.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement