REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Segrup dengan Arema Cronus pada babak penyisihan grup turnamen Piala Jenderal Sudirman bukan masalah bagi Sriwijaya FC. Pelatih Sriwijaya FC Benny Dollo optimis anak-anak asuhannya akan mampu meredam klub asal kota Malang tersebut.
“Tidak masalah satu tim dengan Arema. Kita tidak menyoroti tim satu per satu. Yang jelas kita anggap semua tim kuat, itu saja,” kata pelatih yang akrab disapa Bendol di Palembang, Rabu (4/11).
Menurut mantan pelatih tim nasional Indonesia itu, persaingan pada turnamen Piala Jenderal Sudiman hampir sama dengan Piala Presiden lalu. “Semua klub akan jadi lawan sulit. Kami sebelumnya bisa lolos sebagai juara grup di Piala Presiden dan itu memberikan rasa percaya diri," uajr Bendol.
Bendol mengungkapkan Laskar Wong Kito sedang fokus melakukan pembenahan tim. Pada turnamen Piala Jenderal Sudirman yang akan mulai berputar 14 November 2015, Sriwijaya FC bergabung dalam grup A bersama Arema Cronus, Persija Jakarta, Persipasi Bandung Raya, dan Presegres United.
Menghadapi turnamen Piala Jenderal Sudirman, Sriwijaya FC sudah mulai melaksanakan latihan perdana pada 3 November 2015. Namun, pada latihan tersebut tidak seluruh pemain sudah berkumpul. Baru 10 pemain mengikuti latihan di stadion Gelora Sriwijaya.
Mereka adalah Dian Agus, Yogi Triana, Ngurah Nanak, Ichsan Kurniawan, Wildansyah, Manda Cingi, Rizsky Dwi, Syaiful Indra, Fachrudin, dan Yohanis Nabar. Walau memiliki waktu kurang dari dua pekan untuk mempersiapkan tim yang akan berlaga pada turnamen Piala Jenderal Sudirman, Bendol optimistis Laskar Wong Kito bisa tampil sebagai tim yang solid.
Ikuti update terakhir seputar Piala Jenderal Sudirman di sini.