REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLA -- Melawat ke Estadio Ramon Sanchez Pizjuan markas Sevilla pada Senin (9/11) dini hari merupakan satu laga penting bagi Real dalam misi mempertahankan posisi puncak klasemen La Liga. Raihan tiga poin penuh menjadi target mutlak agar posisi Los Blancos tidak digeser oleh Barcelona yang kini punya poin sama 24 dengan Madrid.
Sebagai tim juara bertahan Liga Europa musim lalu, Sevilla sebenarnya punya mental yang bagus untuk bisa menjegal langkah Madrid di markas mereka nanti. Namun, bila melihat fakta kedua tim sejak awal musim, Madrid masih lebih diunggulkan untuk keluar sebagai pemenang.
Pasukan Unai Emery itu masih labil dan masih berkutat di papan tengah La Liga. Sevilla baru bisa mengumpulkan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan selebihnya tunduk oleh lawan-lawannya dari 10 partai yang sudah dijalani.
Sementara itu laju Madrid belum bisa dihentikan. Hingga Jornada ke-10, belum ada satupun tim yang bisa mengalahkan El Merengues. Catatan apik itu juga dilengkapi dengan status sebagai tim yang paling sedikit kebobolan, dan juga paling banyak menceploskan bola ke gawan lawan.
Catatan sempurna itu juga diperkirakan akan berlanjut karena Madrid mulai lepas dari badai cedera yang menghantui mereka sejak awal musim. Jelang keberangkatan ke Kota Sevilla, Benitez dihampiri kabar baik dengan pulihnya sejumlah pilar. Gareth Bale dan James Rodriguez hampir dipastikan akan kembali menemani Cristiano Ronaldo di barisan depan Real Madrid.
Untuk menambal pertahanan, Los Galacticos juga sudah bisa diperkuat Daniel Carvajal yang sudah hampir sebulan absen. Kembalinya sejumlah pemain-pemain utama itu membuat Benitez kian percaya diri dengan tim yang baru ditanganinya sejak awal musim itu. Karena hal itu akan membuat eks manajer Napoli dan Liverpool leluasa dalam menentukan pemain untuk diturunkan setiap pekan.
“Cedera pemain selalu menghantui kami. Pemain yang diturunkan berturut-turut rentan cedera. Itu biasa. Tapi pemain-pemain yang pulih akan membuat kami bertambah kuat,” kata Benitez, dikutip dari Football Espana.
Tapi, Benitez tidak akan gegabah saat melawan Sevilla. Madrid sudah mulai pasang kuda-kuda untuk menyambut laga El Clasico melawan Barcelona 22 November mendatang. Situs resmi Madrid menyebutkan Benitez tak akan memainkan Marcelo dan penjaga gawang tangguh Keylor Navas. Kondisi keduanya sedikit terganggu saat Madrid bertanding melawan Paris Saint Germain di Liga Champions. Agar tidak beresiko, Benitez memilih untuk mengistirahatkan keduanya di Ramon Sanchez Pizjuan.
Sevilla sendiri patut was was dengan kedatangan Madrid. Emery sudah harus mempersiapkan strategi agar timnya itu tidak kalah lagi untuk kali ketiga secara beruntun. Performa Sevilla yang banyak kedatangan muka baru sejak awal musim masih belum bisa diprediksi untuk kembali ke jalur kemenangan. Usai menang besar atas Getafe akhir Oktober lalu, Los Rojiblancos kalah beruntun dua kali oleh Villarreal dan dari Manchester City sepanjang pekan lalu.
Emery menyebut penyebab hasil buruk itu karena lemahnya permaian Ever Banega dan kawan-kawan di lini tengah. Hal itulah yang akan menjadi pekerjaan rumah besar bagi Emery agar kendali permainan tidak sepenuhnya diambil Madrid. “Kekalahan kami karena kurang menguasai lini tengah. Itu harus kami selesaikan,” kata Emery, dikutip dari Football Espana.
Eks pelatih Valencia itu juga mengungkapkan bahwa dirinya tak gentar dengan kedatangan Madrid. Ia percaya tak ada tim yang tak terkalahkan di dalam sepak bola. Bila mampu mengalahkan tim bertabur bintang itu, Emery yakin hal itu akan sangat baik untuk stabilitas mental pasukan Sevilla. “Madrid pernah kalah di sini. Kami akan menikmati pertandingan. Inilah saatnya bagi kami menghapus hasil-hasil buruk,” ujar Emery.
Lima Pertemuan Terakhir
3/5/15 Sevilla 2-3 Real Madrid
5/2/15 Real Madrid 2-1 Sevilla
13/8/14 Real Madrid 2-0 Sevilla
27/3/14 Sevilla 2-1 Real Madrid
31/10/13 Real Madrid 7-3 Sevilla