REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Inter Milan berhasil mempertahankan posisi di puncak klasemen Serie A usai mengalahkan Torino 1-0 di Stadion Olimpico, Turin, Ahad (8/11). Gol semata wayang Inter diciptakan Geoffrey Kondogbia.
Kemenangan ini mengundang kritikan karena Inter seolah tak bernafsu menyerang setelah mencetak gol. Pelatih Roberto Mancini menumpuk lima pemain tengah dengan formasi 3-5-2 untuk lebih banyak menguasai bola. Sepanjang laga, hanya dua percobaan Inter yang mengarah ke gawang dan salah satunya berbuah gol.
“Inter harus bermain seperti ini untuk menang di Torino. Kami membuang beberapa peluang untuk membuat skor jadi 2-0, tapi memang sangat sulit melakoni laga tandang ke Torino,” ujar Mancini, dikutip dari Football Italia, Ahad (8/11).
Mancini pun menjelaskan alasannya tak menurunkan Stevan Jovetic dan Ivan Perisic, dua pemain yang tengah tampil apik bersama Inter sejauh ini. Mancini memasang Mauro Icardi berduet dengan Rodrigo Palacio.
Ia mengatakan Icardi lelah sehingga tak dipasang saat melawan AS Roma akhir pekan lalu. Padahal Mancini membutuhkan pemain bugar melawan Roma.
Mancini menurunkan Icardi pada laga ini karena menilai ia siap. Eks pelatih City ini mengaku puas dengan kontribusi Icardi dan juga Palacio.
Ia membela Icardi yang masih belum menunjukkan ketajamannya. Icardi baru mencetak tiga gol hingga pekan ke-12.
"Dia penyerang tengah hebat. Pada akhirnya dia akan mencetak gol lebih banyak dari yang lain, itu cuma masalah waktu," kata dia.