REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Catatan enam pertandingan tanpa terkalahkan Liverpool di bawah asuhan Juergen Klopp berakhir pada Ahad (8/11). Liverpool takluk 1-2 dari tamunya Crystal Palace dalam laga yang berlangsung di Anfield.
Usai laga, Klopp meminta pasukannya belajar dari kekalahan ini. Salah satunya menjaga fokus sejak kick-off hingga laga berakhir.
"Saya puas dengan beberapa momen, tapi masalah saya adalah Anda harus bermain selama 95 menit. Jika setelah pertandingan Anda puas dengan 60 menit, terkadang itu cukup, kadang tidak. Hari ini itu tak cukup, dan tentu itu sebuah masalah," kata dia dikutip dari laman resmi Liverpool.
Yannick Bolasie membobol gawang the Reds pada menit ke-20. Gol ini dibalas Philippe Coutinho pada menit ke 42. Akan tetapi Scott Dann membawa Palace kembali unggul pada menit ke-82.
Klopp mengaku tak masalah kalah. Menurut dia dalam sepak bola itu lumrah. Tapi, kata dia, yang terpenting adalah belajar dari kekalahan itu.
"Kita harus belajar bahwa kita yang menentukan seberapa kuat kita, seberapa bagus kita, seberapa bangkit kita, seberapa lelah kita, bukan orang lain. Kami harus belajar bahwa kami yang menentukan. Jika setiap orang berpikir kami telah memberikan segalanya malam ini, maka itu salah," kata dia menegaskan.
Ia memberikan contoh usai gol kedua Palace. Menurut dia, Liverpool semestinya merespons ini dengan tepat karena dengan antara menit ke-82 hingga injury time empat menit yang diberian wasit, bisa tercipta banyak gol.
"Kamu bisa mencetak delapan gol jika kamu mau dan kita harus bekerja untuk itu. Kami bertanggung jawab agar tak seorang pun bisa meninggalkan stadion sebelum peluit tanda laga usai berbunyi karena segalanya bisa terjadi. Itu yang harus kami tunjukkan," ujar dia.