REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Spanyol meningkatkan pengamanan menyusul tragedi serangan teror Paris yang merenggut seratus lebih korban jiwa. Termasuk pengamanan jelang laga El Clasico yang akan mempertemukan tuan rumah Real Madrid menghadapi musuh bubuyutan Barcelona pada Ahad (22/11) dini hari WIB ini.
Sekretaris Departemen Keamanan Spanyol, Francisco Martinez, mengatakan pihaknya menurunkan personel keamanan dua kali lipat dari biasanya. Seribu anggota kepolisian Spanyol plus 1.400 pasukan gabungan dari petugas keamanan regional, pemadam kebakaran, dan pasukan sewaan disiapkan menjaga laga El Calsico akhir pekan ini.
''Kami sengaja menambah pengamanan agar bisa mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk,” kata Martinez kepada harian Marca.
Otoritas Ibu Kota Spanyol, Madrid, menerapkan pengamanan ketat untuk mengantisipasi adanya teror seperti yang terjadi di Paris ketika timnas Prancis melawan Jerman pekan lalu. Dia berharap peningkatan jumlah personel keamanan bisa membantu suasana Stadion Bernabeu dan sekitarnya aman dari segala gangguan.
Martinez pun mengatakan El Clasico selalu jadi pertandingan yang menyedot perhatian dunia. “Laga ini harus tetap bisa digelar, jadi kami fokus pada keamanan semua pihak,” katanya.