REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- LFP atau otoritas La Liga menunjuk wasit asal Andalusia, David Fernández Borbalan, memimpin laga akbar bertajuk El Clasico di Santiago Bernabeu, Madrid, Ahad (22/11) dini hari WIB. Penunjukkan Borbalan menyegarkan kembali memori ketika pelatih Real Madrid saat itu, Jose Mourinho, mencolok mata asisten pelatih Barcelona, (almarhum) Tito Vilanova, pada 2011.
Laga yang menentukan posisi puncak klasemen La Liga di pekan ke-12 ini akan menjadi kesempatan ketiga bagi Borbalan memimpin laga El Clasico.
Dikutip dari harian Marca, kesempatan pertama wasit berusia 42 tahun itu pada Agustus 2011. Barcelona menang 3-2 atas Madrid di laga untuk memperebutkan Piala Super Spanyol.
Kali kedua Borbalan memimpin El Clasico mungkin menjadi yang tak terlupakan dalam masa kariernya sebagai pengadil lapangan. El Clasico kedua Borbalan itu terjadi empat bulan dari laga perdananya. Tepatnya adalah pada bulan Desember 2011 di markas Barcelona Camp Nou.
Laga itu kembali dimenangkan Barcelona dengan skor 3-1. Laga di depan puluhan ribu pendukung Barcelona berlangsung panas, sehingga Borbalan harus mengeluarkan tujuh kartu kuning dan tiga kartu merah. Satu kartu merah diberikan Borbalan kepada Jose Mourinho.
Ketika pemain-pemain Madrid dan Barcelona adu mulut dalam kerumunan, Mourinho kedapatan mencolok mata Villanova yang masih berstatus asisten pelatih Josep Guardiola.
Usai dicolok, Vilanova pun mendorong balik Mourinho. Setelah meminta masukan dari asisten wasit, Borbalan tak ragu menghadiahi Mourinho kartu merah. Akibatnya pelatih yang kini menukangi Chelsea itu harus absen di dua laga berikutnya mendampingi Madrid dari pinggir lapangan.
Sementara, seperti dilansir Sport.es, Borbalan sudah memimpin 28 laga Madrid sepanjang kariernya. Dari 28 pertandingan tersebut, Madrid mencatatkan 17 kemenangan, lima kekalahan, dan enam hasil imbang.
Borbalan juga sudah 28 kali memimpin pertandingan Barcelona. Di bawah kepemimpinan Borbalan, Barcelona membukukan 24 kemenangan dan empat kali kalah.