Selasa 01 Dec 2015 06:22 WIB

Mancini Nilai Inter Pantas Raih Hasil Imbang

Roberto Mancini
Foto: EPA/DANIEL DAL ZENNARO
Roberto Mancini

REPUBLIKA.CO.ID, NAPOLI -- Pelatih Inter Milan Roberto Mancini menilai timnya pantas mendapatkan hasil imbang saat menghadapi Napoli dalam laga pekan ke-14 Serie A. Sayangnya, Inter terjungkal 1-2 dalam laga di Stadion San Paolo, Napoli, Selasa (1/12) pagi WIB.

Gonzalo Higuain mencetak gol pertama Napoli pada menit kedua. Ia menggandakan keunggulan i Partenopi pada menit ke-62. Inter hanya mampu membalas lewat Adem Ljajic pada menit ke-67. (Baca: Atasi Inter, Napoli Rebut Puncak Klasemen Serie A)

Nerazzurri tak beruntung karena beberapa percobaan yang dilakukan pada menit-menit akhir dua kali membentur tiang gawang. Kiper Napoli Pepe Reina juga membuat penyelamatan gemilang dari upaya Joao Muranda.

"Saya pikir ini pertandingan yang indah terlepas dari 15 menit pertama, karena kami membuat kesalahan. Setelah itu permainan seimbang, Napoli tidak menyebabkan banyak masalah mengingat mereka adalah salah satu favorit untuk Scudetto," kata Mancini pada Sky Sport Italia, seperti dikutip Football Italia.

(Baca juga: Dikalahkan Napoli, Erick Thohir Tetap Sanjung Perjuangan Inter)

Ia menilai kartu merah kepada Nagatomo tidak masuk akal. Menurut Mancini, wasit Daniele Orsato membuat kekeliruan. Ia menilai kartu kuning pertama yang diterima Nagatomo karena Jose Callejon mengelabui Orsato. Sedangkan kartu kuning kedua dinilainya tak harus terjadi mengingat Nagatomo sudah mendapatkannya sebelumnya.

"Dalam pertandingan seperti ini, Anda tidak dapat melanggar pemain di lini tengah Napoli. Itu bukan kesempatan mencetak gol atau apa pun," kata Mancini menyesalkan.

Mancini menyimpan Gary Medel dan Felipe Melo karena keduanya berisiko mendapatkan kartu kuning dan mendapatkan larangan pada laga berikutnya. Sementara Geoffrey Kondogbia cedera.

"Mengingat saat ini kami mendapatkan kartu kuning karena bersin," kata Mancini menyindir. "Saya lebih suka menjaga pemain penting di bangku daripada berisiko kehilangan keduanya karena larangan. Saya harus berpikir tentang pertandingan berikutnya juga."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement