Rabu 17 Feb 2016 08:54 WIB

Inter Milan Dihantui Kekalahan, Ini yang Dilakukan Mancini

Rep: Frederik Bata/ Red: M Akbar
Ekspresi kekecewaan Roberto Mancini setelah Inter Milan ditaklukkan Lazio 1-2.
Foto: REUTERS/Alessandro Garofalo
Ekspresi kekecewaan Roberto Mancini setelah Inter Milan ditaklukkan Lazio 1-2.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Setelah mendapat rentetan hasil buruk, Inter Milan mencari cara untuk berbenah. Klub tersebut berencana menggelar ritiro hingga pertandingan melawan Sampdoria.

Ritiro ini mengandung makna semua pemain dikumpulkan di tempat latihan selama beberapa hari ke depan. Semua kegiatan para jugador tersebut terbatas di area tersebut.

"Ya, kami di sini (kamp latihan) untuk bekerja dengan ketenangan pikiran sehingga bisa berpikir jernih untuk pertandingan berikutnya," kata pelatih Roberto Mancini kepada Inter Chanel dikutip dari Football Italia, Rabu (17/2).

Ia berharap semua proses ini berjalan baik sehingga mampu membawa perubahan yang signifikan untuk Nerazzurri.  Mancini mengakui, Inter tengah melalui masa sulit, terutama jika berkaca pada catatan satu kemenangan dalam tujuh partai Serie A terakhir.

"Kami harus kuat, berdiri, dan tidak pernah menyerah meskipun kadang-kadang kekecewaan yang datang terasa pahit," ujar allenatore berusia 51 tahun ini menambahkan.

Hingga giornata ke-25, kubu La Beneamata bertengger di posisi kelima. Mauro Icardi dan rekan-rekan mengantongi 45 poin, tertinggal empat angka di belakang Fiorentina di tempat ketiga.

Rencana Inter menggelar ritiro sebenarnya tidak asing lagi di negeri spaghetti. Juventus pernah melakukannya ketika menuai serangkaian hasil buruk pada awal musim. Menjelang derby kontra Torino, para pemain Juve dikumpulkan di kamp latihan untuk beberapa hari dan kegiatan terbatas di area tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement