Sabtu 12 Mar 2016 09:45 WIB

Lazio Hadapi Persidangan UEFA Akibat Sikap Rasis Para Pendukungnya

ultras Lazio
Foto: mondoultras.com
ultras Lazio

REPUBLIKA.CO.ID, BERNE -- Lazio akan menghadapi persidangan disiplin dari badan sepak bola Eropa UEFA setelah terdapat tudingan lagu-lagu rasis yang dinyanyikan para penggemarnya sehingga membuat pertandingan harus dihentikan untuk sementara oleh wasit.

Pertandingan Liga Europa pada Kamis di markas Spartak Praha terhenti sebentar setelah Costa Nhamoinesu, pemain berkulit hitam asal Zimbabwe yang membela tim Ceko itu, dicemooh ketika ia mengambil lemparan ke dalam.

UEFA mengonfirmasi pada Jumat bahwa klub Italia itu akan menghadapi persidangan disiplin pada 22 Maret untuk "sikap rasis" dan dibentangkannya "spanduk terlarang" oleh para penggemar mereka.

Pada bulan lalu, Lazio didenda 50.000 euro dan diwajibkan memainkan pertandingan dengan menutup sebagian Stadio Olimpico untuk dua pertandingan Liga Italia, setelah pertandingan kandang mereka di liga melawan Napoli dihentikan ketika para penggemar tuan rumah melakukan pelecehan rasial kepada pemain tim tamu.

Insiden Kamis terjadi pada pertengahan babak pertama di pertandingan leg pertama putaran 16 besar, dan membuat pertandingan harus dihentikan selama satu menit.

Cemoohan itu dapat terdengar jelas pada tayangan-tayangan ulang televisi ketika Cota ingin mengambil lemparan ke dalam dan sang pemain mengeluh kepada wasit, yang kemudian terlihat melakukan pembicaraan dengan ofisial UEFA.

Tidak lama kemudian, peringatan diberikan melalui sistem yang dialamatkan kepada para penonton, langkah pertama di bawah proses tiga fase UEFA yang dapat berakhir dengan penghentian pertandingan jika masalah yang ada tidak terhenti. Permainan dilanjutkan dan tidak ada insiden lanjutan yang dilaporkan.

Pada 2013, Lazio diperintahkan memainkan dua pertandingan Eropa tanpa kehadiran penonton oleh UEFA menyusul empat aksi rasisme oleh para penggemar mereka.

Sparta juga akan menjalani persidangan yang sama setelah para penggemar mereka menyalakan kembang api pada pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 itu, kata UEFA. Pertandingan leg kedua akan dimainkan pada 18 Maret, empat hari sebelum persidangan berlangsung.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement