REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Perlahan tapi pasti, Inter Milan mulai merangkak naik kembali ke papan atas klasemen sementara Seri A Italia. Setelah serangkaian hasil buruk pada awal tahun, I Nerazzurri meraih hasil lumayan baik pada dua bulan terakhir.
Total, sepanjang Maret hingga awal April ini skuat Roberto Mancini meraih tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan di ajang Seri A. Hasil-hasil tersebut membuat La Beneamata menempati posisi keempat klasemen sementara, enam poin di bawah peringkat ketiga, AS Roma.
Jika ingin memelihara target lolos ke Liga Champions musim depan, peringkat empat tidak cukup bagi Inter. Mau tidak mau mereka harus mengkudeta posisi Roma yang satu setrip di atas mereka demi satu jatah ke play-off turnamen kasta tertinggi di Eropa tersebut.
Akan tetapi jalan untuk mencapai target tersebut tidaklah mudah. Pada giornata ke-33, Ahad (17/4) dini hari WIB nanti, Inter akan kedatangan lawan kuat di Giuseppe Meazza. Mereka adalah tim yang saat ini bertengger di posisi kedua, Napoli.
Meskipun akan kembali tak diperkuat bomber andalannya, Gonzalo Higuain, Partenopei bukan lawan yang mudah bagi Inter. Apalagi, skuat Maurizio Sarri sudah kembali ke jalur kemenangan usai takluk di markas Udinese pekan lalu. Menjamu Hellas Verona pekan lalu, Lorenzo Insigne dan kawan-kawan menang telak 3-0.
Mancini mau tak mau harus berpikir keras untuk menemukan cara mengalahkan Napoli. Ia tentunya tak ingin hasil 1-2 di San Paolo paruh pertama musim ini tak terulang.
Satu yang pasti, eks manajer Manchester City itu akan mengandalkan Mauro Icardi di lini depan. Kehadiran bomber asal Argentina itu terbukti krusial bagi I Nerazzurri. Pekan lalu, gol semata wayangnya menentukan kemenangan 1-0 atas Frosinone.
Itu menjadi gol ke-50 mantan penyerang Sampdoria itu semenjak bergabung dengan Inter awal musim 2013/2014 lalu. “Saya datang ke Inter untuk menang dan melakukan hal-hal hebat,” ujar Icardi seperti dilansir Mediaset Premium baru-baru ini.