REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain Terbaik Liga Primer Inggris versi Asosiasi Pesepak Bola Profesonal Inggris (PFA) Riyad Mahrez menyatakan tidak berminat kembali ke Prancis untuk memperkuat Paris Saint-Germain (PSG)
Mahrez (25) turut mengantarkan Leicester City di ambang juara liga dengan mencetak 17 gol dan 11 assist selama musim ini. Aksi Mahrez itu membuat Leicester hanya butuh tiga angka tambahan dari tiga laga tersisa untu memastikan gelar juara.
PSG menjadi salah satu dari beberapa klub yang disebut-sebut bakal menggaet pemain timnas Aljazair itu musim panas nanti.
Meskipun besar di Paris, Mahrez menyatakan tak berminat memperkuat PSG. "Saya menyukai Marseille sewaktu saya kecil dulu," kata mantan pemain Le Havre ini kepada Onze Mondial, dikutip dari ESPN, Selasa (26/4).
Marseille adalah musuh bebuyutan PSG di Liga Prancis. Pertemuan kedua tim mendapatkan tajuk Laga Klasik, mirip duel Barcelona kontra Real Madrid di Spanyo.
"Bahkan sekarang pun Paris tidak membuat saya bermimpi banyak. Itu memang kota saya tapi saya tak melihat saya akan kembali ke Paris."
"Saya bukan bilang mustahil, namun saya sungguh tak menginginkannya. Saya tak berniat kembali ke Prancis. Prancis sama sekali tidak menggoda saya. Saya suka Inggris."
Presiden Marseille Vincent Labrune pernah menolak lamaran agen Mahrez pada Desember 2014.
"Saya ingin ke Marseille sewaktu muda dulu," kata dia. "Tetapi begitu saya di Leicester, saya tak peduli lagi bermain dengan OM (Olimpique Marseille). Sejujurnya, sekalipun dia bilang 'bergabunglah dengan OM, kami mengandalkanmu' saya tidak akan pergi."