REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Zinedine Zidane merasa tidak yakin perihal masa depannya sebagai pelatih tim utama Real Madrid, meski ia terbilang sukses memimpin klub itu ke final Liga Champions musim ini.
Media Spanyol melaporkan pada pekan ini bahwa presiden Real Florentino Perez menginginkan Zidane, yang dikontrak sampai 2017, untuk bertahan di klub pada musim depan.
Real memiliki sejarah di mana mereka cukup sering mengganti pelatihnya di tengah jalan. Namun posisi Zidane terlihat lebih aman setelah mereka mengalahkan Manchester City pada leg kedua Liga Champions untuk menyiapkan pertandingan final menghadapi tim sesama kota di Spanyol, Atletico Madrid.
Pelatih asal Prancis keturunan Maroko itu dipercaya Real Madrid menjadi pelatih utama menyusul pemecatan Rafa Benitez pada Januari 2016. Ia mengatakan, belum ada yang diputuskannya sampai musim kompetisi berakhir.
"Kami sekarang ini belum memenangi apa-apa dan keyakinan saya adalah ketika Anda memiliki pekerjaan ini, maka Anda harus memberikan segalanya, setiap hari dan tidak memikirkan hal lain," kata Zidane pada konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu (7/5).
Ia menimpali, "Saya hanya berkonsentrasi pada apa yang harus kami lakukan. Kita lihat saja apa yang terjadi pada akhir musim."
Dalam ajang La Liga, Real Madrid yang berada di peringkat ketiga akan menjamu Valencia pada Ahad (8/5). Real masih berharap dapat mengejar pemuncak klasemen Barcelona dan tim peringkat kedua Atletico Madrid, yang keduanya memiliki 85 angka, unggul satu angka di atas Real.