REPUBLIKA.CO.ID, BASEL--Manajer Liverpool Juergen Klopp mengaku timnya gugup. Ini menyebabkan the Reds takluk 1-3 pada final Liga Eropa di Stadion St Jakob, Basel, Kamis (19/5) dini hari WIB.
Daniel Sturridge mencetak gol untuk menempatkan the Reds unggul pada babak pertama. Tapi Sevilla menyamakan kedudukan pada awal babak kedua dan kemudian membalikkan keadaan untuk menjadi juara kompetisi antarklub kasta kedua Eropa ini untuk kali ketiga berturut-turut.
"Kami punya kesempatan kami, 1-0 pada babak pertama biasanya baik," kata Klopp dikutip Reuters. "Gol pertama mereka tidak benar-benar masalah tapi kami kehilangan kepercayaan dalam gaya kami bermain. Tidak bertahan dengan baik. Gugup."
Kekalahan berarti Liverpool tidak akan bermain di kompetisi Eropa musim depan. Sebab the Reds hanya finis kedelapan di Liga Primer Inggris.
"Kami harus menggunakan pengalaman ini dengan cara yang benar. Tapi untuk malam ini sangat mengecewakan dan membuat frustrasi," kata Klopp.
Ia menegaskan para pemainnya harus memiliki keyakinan. Itulah menurut Klopp yang hilang pada babak kedua dan itu berakibat fatal pada laga final.
Ini kali kedua Liverpool di bawah asuhan Klopp gagal di final. Sebelumnya the Reds dibungkam Manchester City pada final Piala LIga.