REPUBLIKA.CO.ID, EUGENE, OREGON -- Inter Milan gagal mengukir hasil positif pada laga perdana International Champions Cup (ICC) 2016. Menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di Autzen Stadium, Eugene, Oregon, Senin (25/7) pagi WIB, Inter menyerah 1-3.
PSG unggul terlebih dahulu melalui aksi Serge Aurer pada menit ke-14. Sontekan fullback asal Pantai Gading mengecoh Samir Handanovic. Nerazzuri berhasil menyamakan kedudukan pada injuri time babak pertama. Stevan Jovetic mencatatkan namanya di papan skor lewat titik putih.
Usai jeda PSG kembali memimpin setelah tendangan bebas Layvin Kurzawa merobek gawang Inter pada menit ke-61. Tiga menit sebelum sebelum waktu normal berakhir, Les Parisien memantapkan keunggulan melalui sundulan Aurier. Skor 3-1 untuk Jawara Prancis bertahan hingga penghujung laga.
Pelatih Inter, Roberto Mancini mengakui kualitas lebih yang dimiliki lawan. Menurutnya Inter bisa mengimbangi hingga 70 an menit pertandingan.
Setelah pergantian pemain, semuanya berubah. "Anda bisa melihat perbedaan, kami menurunkan pemain muda, mereka membawa pemain sekaliber Edinson Cavani dan Angel di Maria," kata allenatore 51 tahun, dikutip dari laman resmi klub, Senin (25/7).
Mancini juga menyoroti panasnya cuaca di Oregon. Menurutnya itu memengaruhi level kebugaran anak asuhnya.
Kendati demikian, ia enggan menyesali kekalahan tersebut. "Kami masih memiliki dua pertandingan lagi, kami akan melakukan dengan baik," ujarnya.
Armada La Beneamata sedang mengikuti turnamen pra musim di Amerika Serikat. Setelah menghadapi PSG, pasukan biru hitam bakal meladeni Bayern Muenchen dan Celtic.