Senin 01 Aug 2016 17:54 WIB

Conte Pernah Ingin Meninggalkan Sepak Bola

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Citra Listya Rini
Antonio Conte
Foto: REUTERS/Darren Staples
Antonio Conte

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON  --  Pelatih Chelsea Antonio Conte pernah tersangkut kasus pengaturan skor (calciopoli) saat masih melatih Juventus. Ia kemudian ditangguhkan selama empat bulan oleh Federasi Sepak Bola Italia selama empat bulan pada 2012.

Pelatih berusia 47 tahun tersebut pernah mengutarakan keinginannya untuk meninggalkan sepak bola ketika terlibat dalam calciopoli. Namun keinginan bertahan memaksanya untuk melawan tuduhan kasus tersebut.

“Saya berjuang banyak terkait kasus calciopoli dan saya mempertaruhkan diri untuk pergi ke hadapan hakim,” kata Conte dikutip dari FourFourTwo, Senin (1/8).

Menurut Conte, di Italia banyak orang menuliskan kabar kasus pengaturan skor dengan sangat buruk tanpa mengetahui kenyataan sebenarnya.

“Para pemain saya mengenal saya dari Italia, semua orang, dan semua pelatih. Semua orang tahu siapa Antonio Conte. Dalam situasi ini saya bekerja keras untuk menang,” ujarnya menjelaskan.

Saat ini setelah mengarsiteki Timnas Italia, ia beralih menjadi pelatih Chelsea. Conte  menargetkan The Blues masuk dalam empat besar klasemen Liga Primer Inggris.

“Sekarang tidak penting untuk mengatakan ‘Oke kami siap untuk melawan, kita dapat kembali segera dan memenangkan gelar’, ini hanyalah kata-kata,” kata Conte. “Sangat penting sekarang melihat tim berdasarkan fakta”.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement