REPUBLIKA.CO.ID, BURNLEY -- Klub promosi Liga Primer Inggris 2016/2017, Burnley sukses membekap juara 18 kali Liga Inggris, Liverpool, dua gol tanpa balas, Sabtu (20/8). Bermain di kandang sendiri, Stadion Turf Moor, Burnley sebenarnya banyak ditekan dengan hanya punya 19 persen penguasaan bola.
Akan tetapi, juara Divisi Championship musim lalu itu berhasil menggondol tiga poin dengan penampilan disiplin nan efektif. Pelatih Burnley, Sean Dyhce pun menegaskan, penguasaan bola bukanlah hal penting untuk memenangkan laga.
"Menguasai aliran bola untuk menang hanyalah mitos. Itu sangat jelas. Leicester City sudah membuktikannya musim lalu," kata Dyhche dikutip dari Mirror, Ahad (21/8).
Pada laga tadi, memang Liverpool sangat dominan dibanding Burnley. Tercatat, pasukan Juergen Klopp menguasai 81 persen bola dengan membuat 26 tembakan dan 12 tendangan sudut, plus 313 kali umpan lebih banyak ketimbang Burnley.
"Kita lihat Liverpool menumpuk pemain di lini tengah untuk menguasai aliran bola. Tapi kami sangat efektif dan tim yang efektiflah yang akan selalu menang," kata dia.
Pada laga tersebut, Burnley unggul berkat gol Sam Vokes dan Andre Gray. Atas hasil ini mereka naik ke peringkat ketujuh dengan tiga poin dari dua laga. Sedangkan Liverpool, dua peringkat di belakangnya meski punya jumlah poin sama.