REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Bursa transfer musim panas segera berakhir sepekan ke depan, beberapa tim Liga Primer Inggris masih sibuk berburu pemain anyar guna menambah amunisi mereka di musim 2016/2017.
Dari dua kubu yang berbeda Chelsea nampaknya memperioritaskan seroang bek untuk didatangkan ke Stamford Bridge. Sedangkan Everton berminat mendatangkan striker Napoli, Manolo Gabbiadini. Dua cerita tersebut nampaknya menarik untuk disimak.
Antonio Conte yang mengemban tugas sebagai manajer Chelsea terhitung mulai dari 13 Juli lalu, melakukan evaluasi terhadap pemain the Blues. Selayaknya komprador-komprador asal Italia, Conte menilai bahwa kekuatan lini pertahanan sangatlah penting dalam sebuah tim (backbone).
Nama Kalidou Koulibaly sempat santer diberitakan menjadi incaran utama Chelsea. Hanya saja Chelsea memutuskan untuk tidak menggaet Koulibaly lantaran harga jual yang tinggi dipasang oleh Napoli, sebesar 60 juta poundsterling.
Il Partenopei sebenarnya memang enggan melepas Koulibaly. Bersama Raul Albiol, bek asal Senegal ini merupakan bek utama Napoli. Bahkan Koulibaly masuk dalam jajaran bek terbaik Serie A pada musim lalu. Alhasil tarik ulur pembicaraan dengan Chelsea pun terjadi.
Akhirnya, merasa dipermainkan Blues dilaporkan enggan melakukan negosiasi panjang untuk Koulibaly. The Roman Emperor akhirnya memalingkan targetnya. Namun, bidikan barunya ini masih merupakan pemain yang berkompetisi di Serie A.
Sebagaimana dilansir Telegraph, Rabu (24/8) pilihan kedua Chelsea jatuh kepada backbone AC Milan, Alessio Romagnoli yang memang memiliki masa depan cerah. Conte turun langsung dengan melakukan tawaran untuk Romagnoli, yang akhirnya ditolak AC Milan, namun bisa kembali lagi dengan penawaran kedua.
Penawaran pertama Chelsea kepada Romagnoli sebesar 25 juta euro dengan kenaikan gaji sang pemain, tetapi pihak Milan menolak melalui CEO Adriano Galliani yang menegaskan Romagnoli tidak untuk dijual.
Tak mudah putus asa, Chelsea kembali menggoda Milan dengan menaikan tawaran menjadi 30 juta euro. Hanya saja tawaran kembali di mentahkan Il Diavollo Rosso. Chelsea terpaksa gigit jari untuk kali kedua.