Selasa 06 Sep 2016 13:10 WIB

Anthony Martial Kecewa Jarang Dimainkan Mourinho

Rep: agus raharjo/ Red: Damanhuri Zuhri
Anthony Martial
Foto: REUTERS/Lee Smith
Anthony Martial

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Bintang muda Manchester United, Anthony Martial mengaku kecewa jarang menjadi pemain utama di bawah kepelatihan Jose Mourinho.

Penyerang berdarah Perancis ini mengaku Liga Primer Inggris tahun ini menjadi masa sulit untuknya. Terlebih, di penampilan Piala Eropa 2016 kemarin, Martial juga tak mendapat kesempatan lebih banyak untuk membela Tim Ayam Jantan.

Hal itu yang menyebabkan pelatih anyar Manchester United lebih memilih menempatkannya di bangku cadangan. Menurutnya, Piala Eropa kemarin adalah gelaran sangat sulit untuk dirinya.

“Kami tidak berhasil memenangkan gelar, dan pelatih hanya memainkan saya selama 45 menit. Itu bencana,” tuturnya dikutip dari Sunday Express, Selasa (6/9).

Pemain 20 tahun itu didatangkan Manchester dengan banderol 36 juta pound. Sejak berseragam Setan Merah, Martial telah menyumbangkan 17 gol dari seluruh penampilannya di musim perdana. Namun, kehadiran Zlatan Ibrahimovic memaksa Martial harus bersabar untuk mendapat kesempatan dimainkan Mourinho.

Bersaing dengan penyerang sekelas Ibra bukan hal mudah bagi Martial. Terlebih, di penampilan perdananya bersama Manchester United, Ibra juga sudah menunjukkan taji seorang penyerang yang haus gol.

Kondisi itu tidak menguntungkan untuk Martial karena harus rela duduk di bangku cadangan pemain. Namun, Martial mengakui masa depannya masih panjang sebagai pemain sepakbola. “Saya masih muda dan saya akan belajar untuk itu,” ujar Martial pasrah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement