REPUBLIKA.CO.ID, SUNDERLAND – Manajer Sunderland David Moyes, mengakui keunggulan bekas tim yang pernah diasuhnya, Everton. Dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris, Selasa (13/9) dini hari WIB, Sunderland kebobolan tiga gol di kandang sendiri hasil hattrick Romelu Lukaku. “ Lukaku merupakan ancaman besar dan kami mengetahuinya malam ini,” kata Moyes, dikutip Reuters.
Setelah empat pertandingan tanpa kemenangan, Sunderland kini hanya mengoleksi satu angka. Ia pun menatap ke depan dan menilai timnya tidak tetap layak berlaga di Liga Primer. “Kami harus berhenti kemasukan gol demi gol," kata Moyes.
Gol-gol Everton dicetak Lukaku pada menit 60, 68, dan 71. Manajer Everton Ronald Koeman menilai, Lukaku layak mendapatkan lebih banyak pujian. Koeman pun memuji Gerard Deulofeu yang masuk pada babak kedua menggantikan Ross Barkley. Pemain Spanyol itu segera memberi dampak dalam mencipatakan kedalaman serangan yang tidak dapat diantisipasi Sunderland.
Atas kekalahan ini, Sunderland berada di peringkat 19 klasemen, dan Everton di posisi ketiga. Nilai Everton sama dengan Chelsea (10) yang berada di peringkat kedua. Adapun, pemuncak klasemen sementara adalah Manchester City dengan nilai sempurna 12, hasil kemenangan dari empat laga.