REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Pelatih Barcelona Luis Enrique memuji pahlawan yang mengukir trigol Lionel Messi sebagai pemain terbaik di dunia "dalam setiap posisi" setelah maestro Argentina itu mengukir rekor lainnya saat tim Katalan menang 7-0 atas Celtic di Liga Champions.
Messi menjadi pemain pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang mampu mengemas enam trigol ketika ia mencatatkan trigol ke-40 sepanjang kariernya untuk klub dan negaranya, dalam kemenangan terbesar Barca di kompetisi Eropa. Ini juga menjadi kekalahan terbesar Celtic di kompetisi tersebut.
Sosok yang lima kali terpilih menjadi Pemain Terbaik Dunia itu juga memberikan satu assist untuk dua gol yang dicetak Luis Suarez, ketika ia merajut jalurnya di lini depan Barcelona.
"Messi bermain dengan kebebasan penuh dan ia dapat mengganti posisinya sebagaimana yang ia inginkan. Ia merupakan yang terbaik di dunia dalam setiap posisi," kata Luis Enrique pada konferensi pers yang berlangsung pada Selasa (13/9).
"Jika ia bermain sebagai pemain nomor punggung sembilan, nomor punggung delapan, atau nomor punggung enam, ia merupakan yang terbaik di dunia. Ia dapat memberikan operan sempurna dari jarak 40 yard dan meletakkan bola ke manapun yang ia inginkan."
"Ia (merupakan penganut) total football, dan kami akan menjadi sangat bodoh jika menetapkan batas-batas terhadap dirinya," tambahnya. "Bagi saya, ia merupakan pemain terbaik sepanjang masa, baik untuk jumlah gol yang ia bukukan dan untuk visi sepak bolanya."
Manajer Celtic Brendan Rodgers juga memuji Messi dan bagian-bagian lain dalam trio serangan "MSN," yang terdiri dari Messi, Suarez, dan Neymar. "Mereka merupakan pemain-pemain yang sangat istimewa, mereka memiliki pergerakan dan kecepatan luar biasa, dan menghentikan mereka sangat sulit karena mereka berkelas dunia," ucapnya.
"Kami berusaha untuk menutup ruang-ruang namun mereka memiliki begitu banyak kualitas dan kecepatan. Mereka menggerakkan bola begitu cepat, mereka berada di puncak permainan."
Meski melihat tim asuhannya mencatatkan rekor kekalahan di kompetisi Eropa, juga kekalahan terbesar bagi klub manapun yang pernah menjadi juara Eropa, Rodgers berusaha untuk tetap positif.
"Kami akan berusaha dan belajar banyak dari penampilan di Liga Champions ini," ucapnya. "Bukan hal memalukan untuk kalah 0-7 di sini."