REPUBLIKA.CO.ID, MILAN – Kapten Inter Milan, Mauro Icardi membandingkan pelatihnya saat ini, Frank de Boer, dengan pelatih sebelumnya Roberto Mancini. Icardi melihat, De Boer tipikal pelatih yang suka gelisah di pinggir lapangan ketika tim bermain.
Beda dengan Mancini, yang menurut pemain asal Argentina itu lebih tenang. “Mancini lebih tenang. De Boer sering terlihat gelisah,” kata Icardi, dikutip dari Football Italia, Senin (10/10).
Penyerang berusia 23 tahun tersebut tidak bermaksud mengatakan Mancini lebih baik dibandingkan De Boer. Menurut Icardi, ekpresi pelatih di pinggir lapangan tidak terlalu berpengaruh selagi suasana ruang ganti dan strategi bermain berjalan dengan baik.
Mancini melepaskan jabatan sebagai pelatih I Nerrazurri dua pekan sebelum kompetisi Serie A musim 2016-2017 dimulai. Saat itulah Frank de Boer didatangkan untuk jadi pengganti. Namun sudah tujuh giornata (pekan) berjalan, De Boer masih belum menemukan konsistensi penampilan Il Biscione. Inter saat ini berada di peringat sembilan klasemen dengan poin 11.
Icardi pun membela De Boer. Menurut bekas pemain Sampdoria tersebut, Inter di tangan De Boer akan mulai bangkit mengejar ketertinggalan angka dari Juventus yang sedang memimpin klasemen. “Kami memang tampil buruk pada partai terakhir. Tapi kami akan kembali merebut kemenangan pada pekan berikutnya,” ucap Icardi.
Icardi sekarang masuk ke dalam jajaran top skorer sementara Serie A. Ia telah melesakkan enam gol ke gawang lawan. Jumlah yang sama dengan gol yang dibuat penyerang Juventus, Gonzalo Higuian dan striker AC Milan, Carlos Bacca. Sadar dirinya mengalami peningkatan performa, Icardi berangan-angan untuk kembali mengenakan kostum negaranya, Argentina. Terakhir kali Icardi membela La Albiceleste adalah pada 2013.