REPUBLIKA.CO.ID, MERSEYSIDE – Jordan Henderson mulai mampu menunjukkan kapasitas permainan yang mumpuni bagi klubnya. Konsistensinya pun berbuah manis. Selain jadi kapten di klubnya, Liverpool, Henderson juga didapuk sebagai pemimpin timnas Inggris.
Padahal, sebelum gemilang seperti dalam dua musim terakhir, nasib Henderson sempat tidak jelas. Didatangkan ke Liverpool pada era Kenny Daglish pada 2011 silam, Henderson pernah disebut sebagai pembelian tidak berguna oleh manajemen the Reds. Imbasnya, direktur Liverpool yang saat itu bertanggung jawab soal pembelian pemain, Damien Comolli pun didepak karena dianggap sudah membuang uang 16 juta pounds untuk pemain macam Henderson.
“Dia adalah faktor utama saya dipecat. Pada hari pemecatan, pemilik Liverpool mengatakan saya sudah membuat kesalahan dengan membeli Henderson, saya dianggap membuang-buang uang," kata Comolli dikutip dari Sky Sports, Rabu (13/10). Comolli mengatakan, saat itu dia justru berpikir sudah melakukan tindakan benar dengan menggaet Henderson. Di matanya, gelandang flamboyan itu merupakan pemain muda Inggris yang sangat bernilai jangka panjang.
Comolli bahkan yakin, Liverpool akan punya pemimpin baru dengan kehadiran Henderson. "Dulu saya yakin dia akan jadi kapten Liverpool. Sekarang terbukti, bahkan dia juga jadi kapten timnas Inggris. Saya selalu yakin kepadanya dan itu dia buktikkan sekarang," kata Comolli.