Ahad 30 Oct 2016 12:55 WIB

MU Dikabarkan Siapkan Rp 2 Triliun untuk Bajak Luis Suarez

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Angga Indrawan
Luis Suarez
Foto: REUTERS/Carl Recine
Luis Suarez

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United dikabarkan siap membujuk FC Barcelona agar mau melepas salah satu pemain serangnya, Luis Suarez. Manajemen di Old Tafford merayu juara di La Liga, Spanyol tersebut dengan uang senilai 135 juta pounds atau setara dengan Rp 2,1 triliun.

Kabar tersebut diungkapkan the Sun, pada Ahad (30/10). Dikatakan media di London tersebut, kepelatihan Jose Mourinho memilih pemain asal Uruguay tersebut menyusul tak ada perbaikan di lini depan skuat berjuluk Setan Merah tersebut. Kabar tersebut tentu membuka peluang pecahnya kembali rekor pembelian pemain yang dilakukan MU musim ini.

"Setan Merah akan melemparkan Rp 2,1 triliun tunai untuk Barcelona dalam upaya membujuk mereka (Barcelona)," demikian laporan the Sun, seperti dilansir ESPN FC, Ahad (30/10). Menurut laporan tersebut, pilihan MU akan membajak Suarez dari Barcelona, setelah melihat penampilan pemain 29 tahun itu dalam tiga musim terakhir di Liga Spanyol.

Awal musim Liga Inggris 2016/17, Setan Merah diyakini bisa mengembalikan dominasi domestik klub tersebut. Kepelatihan Jose Mourinho di Old Trafford salah satu modal keyakinan tersebut. Ditambah lagi, hadirnya pemain termahal di dunia saat ini, Paul Pogba yang berhasil diboyong MU dari Juventus, Serie A Liga Italia senilai 90 juta pounds.

Kepelatihan Mou, pun membuat MU sebagai klub terboros musim ini dengan gelontoran dana pemain baru senilai 170 juta pounds. Akan tetapi, kepelatihan anyar Mou bersama deretan pemain mahalnya musim ini, terbukti belum mampu membawa reputasi baik. Saat ini MU berada di peringkat ke-8 klasemen sementara usai 10 laga yang sudah dilakoni.

ESPN FC mengatakan, sejak kepergian pelatih Alex Ferguson dari Old Trafford, sebetulnya MU diminta mengandalkan pemain-pemain didikannya sendiri. Penawaran ke sejumlah klub agar mendapatkan pemain-pemain mahal, dikatakan bukan pemecahan masalah yang saat ini dialami MU.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement