Rabu 09 Nov 2016 06:36 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2018

Waspada Serangan ISIS, Tempat Pertandingan Albania Vs Israel Dipindah

Logo Piala Dunia 2018 di Rusia.
Foto: www.izmailovo.ru
Logo Piala Dunia 2018 di Rusia.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Albania memutuskan untuk memindahkan tempat pertandingan laga kualifikasi Grup G Piala Dunia 2018 kontra Israel dengan alasan keamanan. Albania mewaspadai potensi serangan dari pihak militan ISIS, seperti diberitakan Reuters, Selasa (8/11).

Pertandingan akan digelar di Elbasan Arena, dekat Ibu Kota Tirana dari sebelumnya di Stadion Loro Borici, sebelah utara Kota Shkoder. Ini setelah pihak keamanan setempat menangkap empat orang yang berpotensi menimbulkan kekacauan.

Israel Radio menyebutkan sebelumnya bahwa pasukan keamanan Albania setidaknya melakukan empat penangkapan dan bahwa detail keamanan yang selalu terkait dengan timnas Israel di luar negeri akan ditingkatkan.

Media Albania mengutip seorang jaksa yang berkata bahwa empat tersangka ditahan, setelah para petugas keamanan memeriksa informasi yang diberikan agen rahasia Israel.

Pada sesi pengadilan tertutup, para tersangka menolak tuduhan telah melakukan kesalahan dan mengatakan mereka dihukum hanya karena mereka menganut agama Islam, demikian kutipan pernyataan jaksa.

Menteri dalam negeri Albania menolak mengomentari penangkapan-penangkapan itu. Seorang nara sumber yang dekat dengan masalah ini berkata kepada Reuters, "Rencana mereka bukan menyerang para pemain Israel atau anggota staf pendukung mereka secara langsung, namun menimbulkan kekacauan di tribun penonton."

Sejumlah surat kabar melaporkan bahwa para tersangka memiliki kaitan dengan grup yang ditahan di Kosovo pada Sabtu, dengan dakwaan merencanakan serangan-serangan di Balkan dan mendapat instruksi dari para militan di Suriah.

Harian terbesar di Albania, Panorama, melaporkan bahwa agen rahasia Israel dan Albania meyakini empat orang di antaranya berusaha untuk mengamankan alat-alat ledakan dan memasukkannya ke stadion sepak bola di Shkoder.

Media Albania berkata bahwa agen rahasia Albania telah memonitor panggilan-panggilan telepon mencurigakan yang dilakukan oleh para anggota ISIS di Suriah.

"Menyusul permintaan Federasi Sepak Bola Albania kepada FIFA untuk memindahkan tempat pertandingan melawan Israel dari Shkoder karena pertimbangan-pertimbangan keamanan, FIFA memutuskannya (dapat dipindah).. dan Federasi Sepak Bola Israel mengizinkannya," demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Israel.

Albania dan Israel menghuni peringkat ketiga dan keempat di Grup G, dan keduanya mengoleksi enam angka dari tiga pertandingan. Spanyol memuncaki klasemen grup dengan tujuh angka, mengungguli Italia, yang juga memiliki tujuh angka.

Pelatih Albania Gianni De Biasi memandang Israel sebagai tim utama untuk dikalahkan jika Albania ingin mengamankan peringkat ketiga di grup, di mana ia yakin timnya tidak mampu menandingi Spanyol dan Italia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement