REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Bukan untuk pertama kalinya pada musim ini, Jose Mourinho menelan perasaan pahit. Setelah menyaksikan Manchester United asuhannya mengendalikan permainan, timnya kembali gagal mendulang kemenangan, termasuk pada laga lawan Everton, di Goodison Park, Ahad (4/12).
Seusai laga, Mou menegaskan, timnya layak menang dan tidak ada lagi yang dapat dilakukannya untuk mengubah peruntungan United. Bukannya menjelaskan mengapa tim tamu terus gagal menuntaskan permainan lawannya saat mereka tampil dominan, Mourinho justru meluncurkan ‘serangan balasan’ kepada wartawan.
Selain itu, setelah belakangan ini mengalami begitu banyak masalah dengan otoritas sepak bola (FA), ia memberikan respons setengah hati saat ditanyai apakah Marouane Fellaini melanggar Idrissa Gueye yang membuat Everton dihadiahi penalti pada menit ke-89. “Saya tidak melihatnya," kata Mourinho ketika banyak pengamat merasa penalti itu masih dapat diperdebatkan.
Kemudian saat ditanya mengapa ia memasukkan Fellaini sebagai pemain pengganti saat United unggul 1-0, ia menukas, “Menurut saya Anda akan tahu lebih banyak soal sepak bola dibanding yang Anda lakukan, karena jawabannya sudah jelas,” kata Mourinho.
United telah enam kali imbang pada delapan pertandingan terakhir mereka di liga. Saat ditanya mengenai satu hasil lagi tanpa kemenangan, Mourinho menginterupsi, "Ini adalah pertandingan lain dengan permainan yang sangat bagus. Kami tidak mendapatkan hasil yang layak kami dapatkan." Atas hasil seri 1-1 lawan Everton, United kini menghuni peringkat enam klasemen sementara Liga Primer dengan koleksi 21 angka. Selanjutnya, Iblis Merah akan menjamu Tottenham Hotspur di Old Trafford pada Ahad (11/12).