REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – John Stones resmi bergabung dengan Manchester City pada bursa transfer musim panas 2016. Pemain berusia 22 tahun itu kemudian selalu menjadi pemain inti. Akan tetapi, Stones belakangan tak diturunkan saat City mengalahkan Arsenal dan Watford.
Terlepas dari kondisi itu, pelatih City Pep Guardiola mengaku puas dengan kontribusi mantan pemain Everton itu. Dia percaya Stones memiliki kemampuan dan mental yang baik untuk beradaptasi dengan tantangan apapun. Dia menyebut tak adil Stones hanya dari dua laga itu.
“Dia banyak bermain. Ini pertama kali dalam kariernya ia bermain setiap tiga hari. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya,” kata Guardiola seperti dikutip dari Four Four Two, Senin (26/12).
Ia mengungkapkan, tak mudah untuk bisa terus konsisten dengan begitu sering bermain. Menurut Guardiola, butuh pengalaman untuk melakukannya. Tapi, kata dia, Stones sudah bermain banyak. Jika Guardiola tak memercayainya, Stones tak akan bermain sesering itu.
“Saya memahami bahwa beberapa orang berpikir seorang pemain tidak akan bermain karena pelatih tidak percaya lagi, tapi itu tidak benar,” tutur Guardiola.
Dia menyatakan pendapat tersebut tidak adail untuk beberapa kasus karena pemainnya layak untuk bermain. Menurut Guardiola, Stones masih muda dan memiliki potensi untuk melakukan meningkat.
“Ketika anda bermain di tim-tim besar, karakter adalah hal utama karena semua klub besar membeli pemain besar,” ungkap Guardiola.
Perbedaannya, kata dia, bagaimana pemain bereaksi di saat-saat masa terburuk dan dia yakin Stones dalah satu pemain yang berkarakter seperti itu sehingga tidak meragukannya.