REPUBLIKA.CO.ID, SOUTHAMPTON—Tottenham Hotspur akan bertandang ke markas Southampton untuk melakoni laga Boxing Day, Kamis (29/12) dini hari WIB. Ini menjadi pertandingan sangat penting bagi Tottenham Hotspur jelang pergantian tahun. Skuat the Lilywhites ingin meneruskan tren positif yang sudah dilakukan pada dua pertandingan sebelumnya.
Selain itu, mereka juga harus lebih waspada untuk tidak tergelincir di pertandingan-pertandingan Liga Primer Inggris. Sekali terjungkal, mereka harus merelakan posisi zona Eropa jatuh ke tangan Manchester United. Kemenangan menjadi target pelatih Spurs, Mauricio Pochettino kalau masih ingin nyaman duduk di peringkat lima klasemen sementara.
Posisi mereka sudah tidak akan nyaman karena di bawah mereka, Manchester United terus menguntit dengan raihan angka yang sama. Bedanya, United telah melakoni 18 laga, Spurs baru menyelesaikan laga ke-18 melawan Southampton malam ini. Terlebih, ancaman United makin serius setelah skuat Jose Mourinho mencatatkan empat kemenangan beruntun dan melakoni sembilan laga tanpa kekalahan.
Bertandang ke markas Southampton, memang tidak mudah untuk Spurs. Skuat asuhan Claude Puel memermalukan Spurs saat mereka bertemu 8 Mei lalu. Dua gol Steven Davies waktu itu membuat satu gol Heung-Min Son tak berarti apapun. Tottenham harus menanggung malu dipecundangi Southampton di kandang sendiri. Kali ini, mereka akan berupaya membalas malu kekalahan terakhir mereka.
Rekor pertemuan kedua tim masih berpihak pada the Lilywhites. Lima pertemuan terakhir mereka diakhiri dengan tiga kemenangan Spurs, sekali kemenangan Southampton dan sekali hasil hasil imbang. Menilik catatan hingga paruh musim ini, Harry Kane juga lebih bagus ketimbang the Saints.
Hingga pekan ke-17, Spurs baru dua kali menelan kekalahan. Spur memang tak memiliki catatan memukau saat menjalani laga. Dua kekalahan itu terjadi di kandang sang lawan. Produktivitas tim yang bermarkas di stadion White Hart Lane ini juga tak sebagus laga di kandang.
Dari total 29 gol yang sudah mereka ciptakan, hanya 10 gol yang mampu dilesakkan di kandang lawan. Catatan hasil akhir juga tak menyenangkan untuk Spurs. Delapan laga di kandang lawan, skuat Pochettino hanya mampu memenangi dua laga, dua kalah dan empat laga harus berakhir imbang. Kalau hal ini terjadi pada mereka di kandang Southampton, maka selangkah lagi mereka akan merelakan posisi zona Eropa ke United.
Kapten tim Spurs, Harry Kane mengakui, dua laga jelang ganti tahun akan sulit untuk timnya. Melawan Southampton dan Watford akan dilakoni di kandang sang lawan. “Melawan Southampton akan menjadi laga sulit, sudah jelas bermain jauh dari rumah di Liga Primer selalu menyulitkan,” tutur Kane dikutip dari laman resmi Tottenham Hotspur, Selasa (27/12).
Kane memiliki motivasi besar pada laga sebelum tahun 2017. Pencetak gol terbanyak musim lalu ini belum menunjukkan ketajamannya sama seperti tahun lalu. Dari 12 laga yang sudah dijalani, pemain tim nasional Inggris baru mengoleksi tujuh gol. Itupun dengan sumbangan tiga gol dari titik putih.
Sangat berbeda dengan dua peringkat teratas pencetak gol terbanyak hingga paruh musim ini, Diego Costa dan Zlatan Ibrahimovic. Costa memuncaki daftar top skorer dengan 13 gol tanpa sekalipun diperoleh dari eksekusi tendangan pinalti. Dua laga tutup tahun melawan Southampton Watford patut menjadi ajang pembuktian penyerang kebanggaan tim nasional Inggris.