REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER – Saat masih belia, gelandang Manchester United (MU) Paul Pogba kerap menangis seusai timnya kalah dalam sebuah pertandingan. Hal itu diungkapkan mantan pelatih Pogba, Sambou Tati kepada Manchester Evening News. “Paul, saat dia muda dan timnya kalah, Saya ingat dia selalu menangis,” kata Tati, dilansir ESPN FC, Jumat (6/1).
Klub profesional pertama Pogba adalah Roissy-En-Brie. Pogba pernah mempersembahkan sebuah gol Juventus untuk klubnya masa kecilnya itu pada 2014. “Dia sangat kuat saat masih remaja karena dia sangat kuat sundulannya. Dia adalah pemenang besar,” Tati menambahkan.
Kakak Pogba, Mathias and Florentin, juga mantan pemain Roissy-En-Brie. Keduanya kini menjadi pemain Sparta Rotterdam dan Saint-Etienne. Kedua tim itu bertemu Manchester United di Liga Europa.Tati mengatakan, “Mathias, Florentin, dan Paul seperti Three Musketeers. Paul memilki hubungan yang baik dengan kakak-kakaknya.”