Rabu 11 Jan 2017 09:28 WIB
Copa del Rey

Valverde Tahu Cara Terbaik Hadapi Barca

Rep: Agus Raharjo/ Red: Andri Saubani
Ernesto Valverde
Foto: EPA/CHRISTIAN BRUNA
Ernesto Valverde

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA—Laga leg kedua Copa del Rey, Barcelona kontra Athletic Bilbao, Kamis (12/1) dini hari WIB akan menjadi ujian untuk Barcelona. Hasil imbang hanya akan membuat mereka tersingkir dari Copa Del Rey pada babak 16 besar. Ini akan membuat Barcelona makin meredup dibanding rival abadi Real Madrid yang tengah menikmati prestasi. 

Terlebih, pada leg pertama di Stadion San Mames Barria, Barcelona harus pulang dengan kepala tertunduk usai dikalahkan tim tuan rumah, 1-2. Dua gol Bilbao dilesakkan Aduriz pada menit ke-25 dan Inaki Williams tiga menit setelahnya. Tim Katalan berhasil mengecilkan selisih gol melalui tendangan bebas Lionel Messi.

Satu gol ke gawang tim tuan rumah menjadi modal berharga bagi Messi dan rekan-rekan untuk lolos ke babak delapan besar. Kalau mereka dapat mencetak satu gol ke gawang Bilbao di Stadion Camp Nou tanpa kebobolan, dipastikan skuat Luis Enrique bakal lolos dari putaran 16 besar. Namun, langkah mereka diprediksi tidak mudah meskipun bermain di hadapan pendukung sendiri. 

Menilik dari laga leg pertama, Bilbao berhasil membuat Blaugrana frustrasi dan kesulitan mencetak gol. Satu-satunya gol Barcelona dicetak dari eksekusi tendangan bebas. Pelatih Bilbao, Ernesto Valverde diprediksi akan menerapkan skema yang sama untuk menahan serangan Barcelona. Mereka akan menunggu di area pertahanan sendiri dengan menyiapkan strategi serangan balik cepat untuk kembali menyentak Barcelona di Camp Nou. 

Terlebih, Bilbao harus kehilangan dua gelandang mereka, Raul Garcia dan Iturraspe pada leg pertama. Kedua pemain mendapat dua kartu kuning sehingga harus diusir wasit sepuluh menit sebelum pertandingan berakhir.

Valverde harus mewaspadai pergerakan Lionel Messi yang meskipun timnya kalah, tetap mampu mencetak gol. Pada dua laga terakhir, melawan Bilbao dan Villareal menjadi pertunjukan bagi the Messiah untuk tetap produktif di tengah persaingan individunya dengan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. 

Laga di Camp Nou menurut pelatih berusia 52 tahun akan menjadi laga yang sulit. Terlebih, sangat sulit menghentikan Barcelona dengan segudang pemain bintang mereka. Namun, laga leg pertama dinilainya sedikit keberuntungan bagi timnya karena Messi tidak mencetak dua gol.

Vaverde mengungkapkan rahasia menghancurkan Barcelona dan Lionel Messi adalah menerapkan pertandingan tensi tinggi. “Kami bukan sekali bertemu Barcelona seperti ini (dengan pressing tinggi) tapi inilah cara terbaik untuk menghadapi mereka,” tutur Valverde dikutip dari Marca.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement