REPUBLIKA.CO.ID, TURIN – Torino dan AC Milan terasa begitu akrab satu sama lain dalam lima hari terakhir. keduanya gantian bertemu dalam dua ajang yang berbeda pada pertengahan Januari ini. Jumat (13/1) dini hari WIB lalu I Granata bertandang ke San Siro, markas Milan, untuk pertandingan perdelapan final Copa Italia. Hasilnya dimenangkan I Rossoneri dengan skor tipis 2-1. Kemenangan Milan memastikan mereka melaju ke babak perempat final.
Selasa (17/1) dini hari WIB nanti, Torino berkesempatan membalaskan dendam kekalahan di Copa Italia itu. Tim yang dilatih Sinisa Mihajlovic akan menjamu Milan di Olimpico Grande Turin untuk lanjutan Serie A giornata ke-20. Mihajlovic sangat bernafsu meraih kemenangan atas bekas timnya itu.
Pada musim ini Torino sudah dua kali menderita kekalahan dari Milan di San Siro. Pertemuan pertama pelatih asal Serbia itu pascadidepak Milan terjadi di partai pembuka Serie A 2016-2017. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 3-2 buat anak-anak asuhan Vincenzo Montella. “Dua kekalahan dari Milan musim ini begitu menyakitkan. Karena secara permainan kami merasa lebih baik. Kami tak boleh lagi membuat kesalahan,” kata Mihajlovic, dilangsir dari Football Italia, Ahad (15/1).
Faktor Mihajlovic memang membuat pertemuan Torino dan Milan berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Pelatih berusia 47 tahun itu tak dapat ditampikkan sebagai peletak fondasi Milan saat ini. Hampir semusim melatih Setan Merah, Mihajlovic banyak mempromosikan pemain-pemain muda yang kini semakin bersinar di era Montella.
Kiper Gianluigi Donnarumma, Manuel Locatelli, Davide Calabria merupakan pemain primavera Rossoneri yang diberinya kesempatan naik ke tim utama musim lalu. Mihajlovic lah yang mendorong manajemen Milan untuk membeli defender bermasa depan cerah Alessio Romagnoli dari AS Roma. Bekas pelatih timnas Serbia itu juga yang menarik M’Baye Niang dari masa peminjaman kala itu dari Genoa.
Berkaca dari pertemuan di Copa kemarin, Torino kalah secara terhormat dari Milan. Il Toro malah membuat milanisti terdiam ketika penyerang muda yang tengah naik daun Andrea Belotti menjebol gawang Donnarumma di babak pertama. Dan secara permainan, Torino mengimbangi lapangan tengah Milan. Upaya menciptakan peluang Torino lebih baik dari Milan.