Rabu 18 Jan 2017 20:46 WIB

MU Terapkan Sistem Antiteror Penuh di Old Trafford

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Andri Saubani
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho berdiri di pinggir lapangan pada suatu laga di Old Trafford.
Foto: EPA/Peter Powell
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho berdiri di pinggir lapangan pada suatu laga di Old Trafford.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER – Manchester United (MU) jadi klub olahraga pertama yang menerapkan sistem antiteror di Inggris. Diberitakan oleh Daily Mail, Rabu (18/1), MU merekrut mantan inspektur kepolisian setempat untuk memimpin sistem proteksi di sekitar Stadion Old Trafford.

Dengan potensi teror yang sedang tinggi di Eropa, MU jadi pelopor untuk menjadikan keamanan sebagai prioritas di sekitar lingkungan stadion. Mulai hari ini, Rabu waktu setempat, seluruh manusia dan kendaraan yang mendekati Old Trafford menjalani pemeriksaan intensif.

Peningkatan keamanan akan kian masif dilakukan ketika Old Trafford akan menggelar pertandingan. Masih dari laporan Daily Mail, kebijakan ini diambil MU menyusul terjadinya teror di Paris, Prancis November 2015 silam. Saat itu, tak jauh dari Stadion Stade de France tempat diselenggarakannya laga persahabatan Prancis lawan Jerman, teror berdarah yang menewaskan dan melukai 100 orang lebih terjadi.

Selain itu, pada laga kandang terakhir MU musim lalu pun, Old Trafford diteror aksi bom. Laga kontra Bournemouth saat itu sampai ditunda karena seluruh Theatre of Dreams disisir oleh kepolisian setempat untuk menemukan sumber dari bom yang ditemukan di toilet itu. Setelah ditemukan, baru diketahui pipa dengan rangkain kabel warna-warni yang ditemukan merupakan bom palsu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement