Rabu 01 Feb 2017 08:47 WIB

Wenger: Arsenal tidak Siap Mental

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Andri Saubani
Reaksi para pemain Arsenal pada laga Liga Primer lawan Watford di stadion Emirates, Rabu (1/2) dini hari WIB. Arsenal kalah 1-2.
Foto: REUTERS/Dylan Martinez
Reaksi para pemain Arsenal pada laga Liga Primer lawan Watford di stadion Emirates, Rabu (1/2) dini hari WIB. Arsenal kalah 1-2.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – Arsenal tak mampu mengalahkan Watford saat bertanding dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris di stadion Emirates, Rabu (1/2) dini hari WIB. Manager Arsenal, Arsene Wenger mengklaim kekalahan 1-2 dari Watford itu karena timnya tidak siap mental. Kekalahan inipun merusak perburuan gelar Liga Primer Inggris musim ini.

Wenger mengatakan, sudah jelas Arsenal kalah duel dengan Watford. “Itu tampak lebih ke persoalan mental bahwa kita tidak siap untuk tantangan itu,” kata Wenger seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (1/2).  Dia menyatakan selama pertandingan sudah sangat terlihat Watford mampu mengalahkan Arsenal sejak awal pertandingan.

Terlebih, kekalahan tersebut terjadi saat bertanding di kandang sendiri yang membuat Wenger merasa hal itu tidak normal. Alasannya, menurut Wenger, secara fisik pemainnya lebih kuat namun hal itu tidak cukup.

Wenger mengakui sangat sulit untuk mengetahui bagaimana bisa timnya bisa kalah dari Watford. Sebab Arsenal hanya mampu mencetak satu gol pada babak kedua lewat tendangan Alex Iwobi. “Ini sangat sulit untuk mengetahuinya. Ini bukan alasan yang mudah,” tutur Wenger.

Pelatih asal Prancis itu menilai, sebelumnya tim sudah mempersiapkan dengan baik untuk menghadapi Watford. Meskipun begitu, Wenger menyatakan dirinya tidak menyesal meski Arsenal kalah karena harus siap untuk menghadapi apapun.

Kekalahan dari Watford membuat membuat Arsenal terpaut sembilan angka dari Chelsea yang masih bertengger di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris. Arsenal kini masih berada di posisi ketiga klasemen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement